Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pelaku Kasus Mayat Berseragam Pramuka di Pemalang Tak Kunjung Ditemukan, Warganet Senggol Ahmad Sahroni

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Akibat pelaku pembunuhan dalam kasus prnemuan mayat wanita berseragam pramuka yang ditemukan di Pemalang tak kunjung ditemukan, kini warganet mulai mempertanyakan kinerja aparat dan mulai menyenggol anggota DPR RI yang dikenal aspiratif dalam persoalan hukum yakni Ahmad Sahroni.

Seperti diunggah dalam akun grup facebook 'KABUPATEN PEMALANG TEMPAT KELAHIRANKU', dalam unggahannya ada salah sati warganet yang mengcapture gambar di salah satu aplikasi dating, ada gambar korban disandingkan dengan akun lain yang diduga merupakan seorang pria yang sempat pergi sebelum kejadian.

"Ento inpo sebela (dapat info sebelah),"   tulisnya.

Warganet kemudian ramai berkomentar berkaitan dengan kinerja aparat yang sampe saat ini belum mengungkap siapa pelaku dibalik pembunuhan korban.

Bahkan salah satu earganet mengunggah tangkapan layar dirinya usai mengadu ke salah satu anggota DPR RI, Ahmad Sahroni.

"Selamat pagi bang Ahmad sahroni, Saya dari warga Pemalang tolong dibantu pak kasus wanita yang tewas berseragam pramuka di aliran sungai, sampe sekarang kasusnya belum ada kejelasan sama sekali dari pihak berwajib, mohon bantuannya pak, kasus ini dari bulan Agustus sampe saat ini belum ada titik terang, terima kasih pak," tulis warganet yang dijaprikan ke Ahmad Sahroni.

Awal Mula Ditemukan

Sebelumnya, Temuan mayat berseragam Pramuka telah menggemparkan masyarakat Pemalang.

Pasalnya, mayat itu ditemukan di sungai areal tambak dan tak jauh dari mayat tersebut ditemukan pula bungkusan batu besar yang diduga digunakan sebagai pemberat agar mayar korban tetap tenggelam.

Namun pada Selasa, 22 Agustus 2023 mayat korban mengambang dan ditemukan warga.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Mayat berseragam Pramuka tersebut ditemukan di areal sungai tambak Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang kini mulai menemukan titik terang.

Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Pemalang Sukarso pun buka suara mengenai seragam pramuka yang dikenakan mayat tersebut.

Diketahui, Gudep yang tertempel pada baju Pramuka korban tertulis 27.05.208.

Sujarso pun memastikan bahwa pemilik Gudep 27.05.208 merupakan Gugus dari sekolah SMA Negeri 1 Petarukan.

Meski begitu, pihak sekolah masih melakukan pendataan terkait kesiswaan.

Sebelumnya, penemuan mayat gadis berseragam Pramuka di Desa Blendung Kecamatan Ulujami pada Selasa, 22 Agustus 2023 menggegerkan masyarakat Pemalang.

Tidak jauh penemuan mayat tersebut, ditemukan pula  sarung yang dibanduli (dipasangi) batu.

Banyak yang menduga bahwa mayat tersebut sengaja dibunuh dan ditenggelamkan.

Salah satu dokter di RSUD M Azhari, dr. Minta menjelaskan dari hasil pemeriksaan luar mayat gadis berseragam Pramuka tersebut diketahui bahwa kemungkinan meninggal sudah lebih dari 12 jam.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Awalnya, mayat tersebut sempat dikira boneka oleh warga.

Namun ternyata yang mengambang di sungai Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Pemalang tersebut adalah sesosok mayat gadis berseragam Pramuka.

Hal itu disampaikan oleh Agus, salah satu warga setempat yang sempat dilapori oleh seseorang yang menemukan mayat tersebut.

Warga pun geger atas penemuan mayat tersebut kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

Menurut Agus, mayat gadis berseragam Pramuka tersebut terdapat luka di beberapa bagian tubuhnya.

Identitas Mayat Terungkap

Penemuan mayat berseragam Pramuka di saluran sungai areal tambak Desa Blendung Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah telah menemukan titik terang.

Korban diketahui bernama Rika Indriyani, 20 tahun warga dukuh Gombong RT 02/8 Desa Bulakpelem kecamatan Sragi kabupaten Pekalongan yang sebelumnya diberitakan hilang.

Hal ini diketahui dari hasil identifikasi petugas.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Meskipun ditemukan dalam keadaan berseragam Pramuka, namun ternyata korban bukan pelajar melainkan sudah bekerja di salah satu Rumah Makan (RM) Padang di wilayah Sragi, Pekalongan.

Diduga kuat seragam yang dikenakan korban sengaja dilakukan pelaku untuk mengelabuhi petugas.

Korban merupakan anak ke-5 dari pasangan Danusri dan Wargono yang pada minggu sebelumnya tidak pulang kerumah usai bekerja.

Meskipun ditemukan dengan mengenakan seragam Pramuka, namun Korban diketahui merupakan karyawan sebuah restoran Padang dan bukan pelajar.

Diketahui Sebelumnya korban keluar rumah dengan mengenakan sepeda motor matic bernomor polisi G 4266 AQB.

Namun pada saat ditemukan jasad korban mengenakan seragam Pramuka serta tidak ditemukan kendaraan korban.

Awal mula jenazah mayat berseragam Pramuka itu dikenali adalah saat kakak korban mendatangi RSUD Dr M Ashari Pemalang, pada Selasa 22 Agustus dini hari.

Kakak korban, Kusmiati menuturkan meskipun wajah korban sulit dikenali namun dari anatomi jari tangan dan kaki serta barang bawaan korban, Ia meyakini bahwa mayat tersebut adalah adiknya yang bernama Rika Indriyani.

Rika sendiri diketahui meninggalkan rumah pada Minggu, 20 Agustus malam.

Kusmiati beberapa kali keluar masuk kamar jenazah dan memastikan bahwa itu memang benar adiknya.

Pihak keluarga sendiri merasa heran tatkala sang adik ditemukan dalam kondisi mengenakan seragam Pramuka padahal sang adik sudah tidak sekolah.***

Tags:
#anggota dpr#ahmad sahroni#pekalongan#pemalang#mayat berseragam pramuka
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…