SuaraPantura.com - Mereapon konflik antara faksi Hamas di Palestina dengan Usrael, China menyatakan sikap tegas yakni solusi perdamaian dengan pendirian negara Palestina yang merdeka.
Presiden Xi Jinping melalui Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning menegaskan bahwa jalan keluar konflik adalah pembentukan Negara Palestina yang merdeka.
"Jalan keluar mendasar dari konflik ini terletak pada penerapan solusi dua negara dan pembentukan Negara Palestina yang merdeka," ungkap Mao Ning.
Konflik antara Israel dan Palestina memanas setelah kelompok militan Palestina Hamas menyerang Israel dengan sedikitnya 5.000 roket hanya dalam waktu 20 menit pada Sabtu pagi 7 Oktober 2023 waktu setempat.
Jumlah korban tewas akibat serangan mendadak Hamas terhadap Israel telah mencapai sekitar 600 orang.
Sebagai respons, Israel mendeklarasikan perang terhadap Hamas dan melakukan pembalasan dengan meluncurkan serangan udara ke Jalur Gaza.
Menurut Mao Ning, selama ini China telah mengikuti dengan cermat eskalasi konflik antara Israel dan Palestina.
Dalam konflik Israel-Palestina tersebut, Mao Ning menyebut China selalu berpihak pada kesetaraan dan keadilan.***