Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Viral Kepala Bayi Tertinggal di Rahim Ibu, Lahiran di Puskesmas Bangkalan, Keluarga Lapor Polisi

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Nasib pilu dialami seorang ibu muda bernama Mukarromah (25) di Desa Panpajung, Modung, Bangkalan.

Pasalnya, Ia harus kehilangan nyawa bayinya saat melahirkan. Bahkan, kepala sang bayi terputus dan tertinggal di rahimnya.

Kejadian ini bermula srminggu yang lalu tepatnya pada Senin, 4 Maret dini hari.

Awalnya Mukarromah datang ke Puskesmas untuk meminta rujukan ke Rumah Sakit karena menurutnya bayinya Sungsang.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Namun oleh bidan Puskesmas setempat bernama Mega, dirinya dianjurkan melahirkan di Puskesmas mengingat saat itu sudah pembukaan empat.

Namun prose persalinan di Puskesmas tersebut tidak berjalan pancar.

Leher sang bayi terputus dan kepalanya masih tertinggal di dalam rahim sang ibu.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Pada akhirnya, sang ibu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Glamour Husada, Bengloa, Tanjung Jati, Bangkalan.

Hal itu disebut untuk dilakukan tindakan operasi mengeluarkan kepala bayi yang tertinggal di dalam sang ibu.

Sementara itu, pihak keluarga disebut telah melaporkan bidan yang membantu persalinan Mukarromah ke pihak kepolisian.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

"Saya pasrahkan sepenuhnya kepada polisi," ungkap Ibu kandung Mukarromah.

Kepala Dinas Kesehatan Bangkalan Nur Hotiba kepada detikJatim saat dikonfirmasi, Senin 11 Maret menyebut bahwa tindakan bidan Mega bukan merupakan tindakan Malpraktek.

"Kami lakukan tindakan yang sudah dilakukan sesuai SOP sesuai prosedur, " ungkapnya.***

Tags:
#bangkalan#lapor polisi#viral#kepala bayi tertinggal di rahim
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…