Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pemkab Pemalang Tak Serius Atasi Masalah Kemiskinan. Begini Kata Partai Perindo.

Abimanyu SP•
Nasional

SuaraPantura.com - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Pemalang, menilai upaya penanggulangan kemiskinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang tidak serius.

Disampaikan Rudi Adiyanto selaku sekretaris partai persatuan Indonedia (Perindo) Kabupaten Pemalang, dirinya menilai dan dibuktikan dari tata kelola dan kebijakannya yang masih berputar pada azas normatif.

“Bagaimana verifikasi dan validasi data kemiskinan atau data terpadu kesejahteraan sosial berjalan dengan baik kalau faktanya banyak warga mampu masih terdata sebagai penerima manfaat?" tuturnya kepada awak media, Kamis. 12 September 2024. Siang

Akibatnya, sejumlah faktor yang mengakibatkan penyaluran bansos salah sasaran sehingga tidak tersentuh dengan merata. Terkait pembaharuan data di tingkat kabupaten dan desa juga tidak berjalan dengan baik.

Putusan MA Bikin Senayan Bergerak, Nasib Gibran Mulai Jadi Taruhan Politik DPR
Baca Juga · Nasional
Putusan MA Bikin Senayan Bergerak, Nasib Gibran Mulai Jadi Taruhan Politik DPR

"Pemerintah Kabupaten Pemalang, seharusnya lebih konsen bagaimana update perkembangan data-data kemiskinan tervalidasi dengan baik," ujarnya.

Selain itu, dirinya meyoroti kurang terintegrasinya program bansos (bantuan sosial) yang satu dengan program yang lain. Akibatnya, program bansos menjadi kurang efektif karena adanya potensi tumpang tindih.

“Disini saya melihat belum ada komitmen yang kuat dari Pemkab Pemalang dalam upaya menanggulangi masalah kemiskinan," bebernya.

Prabowo Lengser Sebelum 2027, Pesta Rakyat atau Sekadar Mimpi Politik? Ini yang Bisa Terjadi
Baca Juga · Nasional
Prabowo Lengser Sebelum 2027, Pesta Rakyat atau Sekadar Mimpi Politik? Ini yang Bisa Terjadi

Memang, untuk memvalidasi data kemiskinan butuh keberanian dan komitmen yang tinggi. Karena untuk memvalidasi data kemiskinan sudah ada politik anggaran yang diperuntukan khusus untuk itu.

“Dana desa kan ada pos yang dialokasikan untuk validasi data terpadu kesejahteraan sosial. Itu jalan tidak? Kalau tidak, kan banyak ruang yang bisa menjadi instrumen untuk melakukan interavensi,” jelasnya.

Hal itu disampaikan Rudi, menanggapi pernyataan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemalang, Moh. Sidik, bahwa masih adanya warga yang tergolong miskin ekstrem.

Bela Gibran, Relawan Gibranisti Seret Nama Prabowo soal Ijazah SMA, Golkar Langsung Bereaksi
Baca Juga · Nasional
Bela Gibran, Relawan Gibranisti Seret Nama Prabowo soal Ijazah SMA, Golkar Langsung Bereaksi

"Angka kemiskinan ekstrem tahun 2024 di Pemalang berjumlah 14,93 persen. Turun sedikit dibandingkan tahun 2023 berada di 15,03 persen," kata dia.

Kaitan kemiskinan ekstrem, Pemerintah Pusat menargetkan pada tahun ini (2024) harus turun mendekati 0 persen. Oleh karenanya, dikeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Inpres Nomor 4 Tahun 2022 telah mengamanatkan kepada 22 Kementerian, 6 Lembaga, dan Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah-langkah intervensi yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melakukan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Abimanyu

Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…