Calon Walikota Tegal Terpilih Dilaporkan ke Mabes Polri, Dugaan Penganiayaan Ketua Tim Sukses
Tim Suara Pantura 01•
Nasional
SuaraPantura.com - Ketua tim sukses pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tegal nomor urut 3 Faruq Ibnul Haqi-Mohammad Ashim Ad-Dzorif Fikri, Supriyanto alias Jipri melaporkan dugaan penganiayaan yang menimpa dirinya ke Bareskrim Mabes Polri pada Jum'at, 6 Desember 2024. Jipri diterima disana sekitar pukul 14.20 WIB.
Dalam STTLP ( Surat Tanda Terima Laporan Polisi) yang diterbitkan Bareskrim Polri menyebutkan, Jipri melaporkan kejadian dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa dirinya pada 1 Desember 2024 sekitar pukul 20.00 WIB berlokasi di Kelurahan Kemandung, Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal.
Adapun terlapor dugaan penganiayaan terhadap Supriyanto yakni atas nama Dedy Yon Supriyono yang merupakan Walikota Tegal periode 2019-2024 dan terpilih untuk periode 2024-2029.
Paslon Dedy Yon Supriyono dan Tazkiyatul Mutmainah berhasil meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Sesuai hasil rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara KPU Kota Tegal, paslon nomor urut 2 Dedy-Iin mengungguli paslon lain dengan meraih 64.746 suara.
Supriyanto alian Jipri tengah dirawat usai mengalami dugaan penganiayaan — Redaksi
Menurut Suprianto, peristiwa bermula saat ia dan tim sukses pasangan nomor urut 3 Faruq Ibnul Haqi-Mohammad Ashim Ad-Dzorif Fikri tengah melakukan konsolidasi kegiatan yang berkaitan dengan kekalahan paslonnya di Pilkada Tegal.
“Tiba-tiba, dia (terduga pelaku) masuk kemudian beradu argumen dengan kami, langsung menghajar saya,” ungkap Supri.
Menurut Suprianto, pelaku datang bersama beberapa orang lainnya. Pertikaian pun tak bisa dihindari.
“Datang menemui saya kemudian langsung memegang badan saya di situ lah terjadi keributan, langsung saat itu dia menghantam pelipis kanan dua kali, saksinya ada,” ungkap Suprianto.
Dia berusaha meninggalkan lokasi melalui pintu depan, namun masih mendapat pukulan. Menurutnya, peristiwa ini disaksikan beberapa orang.
Akibat peristiwa ini, Supriyanto mengalami nyeri di kepala, dan harus dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan. ***