Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kronologi Ledakan Amunisi di Garut, Terdapat Perangkat Bahan Peledak yang Tetiba Meletus dari Dalam Lubang

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com- Peristiwa ledakan amunisi terjadi di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin, 12 Mei 2025.

 

Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat ledakan pada saat pemusnahan amunisi milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Garut, Jawa Barat. Empat korban tewas di antaranya adalah Anggota TNI.

 

Kadispenad TNI AD, Brigjen Wahyu Yudhayana membenarkan mengenai peristiwa tersebut dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 12 Mei 2025.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wahyu pun menjelaskan kronologi insiden ledakan amunisi milik TNI AD.

 

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Pada pukul 09.30 WIB, TNI AD menggelar pemusnahan amunisi yang sudah tidak layak pakai. Berlokasi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat," tutur anggota TNI AD tersebut.

 

"Pemusnahan dilaksanakan oleh jajaran Gudang Pusat Munisi III Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat," sambungnya.

 

Wahyu menilai, sebelumnya pihak TNI AD telah melakukan pengecekan sesuai prosedur dari awal kegiatan, baik pengecekan terhadap personel maupun terkait dengan lokasi.

 

"Semuanya dinyatakan dalam keadaan aman," tegasnya.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

 

Tim penyusun amunisi kemudian melakukan persiapan pemusnahan dengan menyiapkan dua lubang sumur. Setelah siap, tim kemudian bersiaga di pos masing-masing.

 

"Setelah dinyatakan aman, kemudian dilakukan peledakan di dua sumur yang ditempati oleh munisi akhir tersebut untuk dihancurkan. Peledakan di dua sumur itu berjalan dengan sempurna dalam kondisi aman," terang Wahyu.

 

Kemudian Wahyu menyebut, selain dua lubang sumur itu, tim sebenarnya mempersiapkan satu lubang lain. Lubang tersebut disiapkan untuk tempat menghancurkan detonator atau perangkat bahan peledak yang selesai digunakan dalam penghancuran dua sumur sebelumnya.

 

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Nahas, pada saat pemusnahan di lubang ketiga itu sedang disiapkan, ledakan tiba-tiba terjadi.

 

"Saat tim penyusun munisi menyusun detonator di dalam lubang tersebut secara tiba-tiba terjadi ledakan dari dalam lubang," ungkap Brigjen Wahyu.

 

Wahyu mengklaim, akibat peristiwa ledakan amunisi di Garut itu menelan korban meninggal dunia sebanyak 13 orang.

 

"Peristiwa ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia," tungkasnya.***

Tags:
#bom#ledakan#garut
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…