Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Persiapan Puncak Haji, Kemenag Upayakan Pasangan Jemaah yang Terpisah Bisa Bersama saat Ibadah di Armuzna

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Salah satu polemik haji di tahun 2025 ini adalah pasangan jemaah calon haji yang bisa terpisah dari satu sama lain.

 

Pasangan ini adalah suami dan istri, lansia dan pendampingnya, atau anak kandung dan orang tuanya.

 

Para pasangan ini bisa terpisah karena pada tahun 2025, Indonesia menggunakan 8 Syarikah untuk melayani para jemaah calon haji selama di Tanah Suci.

 

Dengan Syarikah yang makin banyak ini, maka berpotensi satu kelompok terbang (kloter) bisa dilayani oleh Syarikah yang berbeda.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

 

Kini, permasalahan tersebut sedang diupayakan untuk segera diselesaikan oleh pemerintah.

 

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi saat ini sedang berusaha untuk menggabungkan pasangan terpisah dalam beberapa hari ke depan.

 

Penggabungan ini dilakukan untuk menyambut puncak ibadah haji yang akan dilakukan di Arafah, Musdalifah, dan Mina (Armuzna).

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

 

PPIH Arab Saudi berkoordinasi dengan sektor-sektor jemaah haji di Makkah terkait dengan usulan penggabungan pasangan terpisah antarsyarikah.

 

Pasangan yang terpisah ini diharapkan selama di Armuzna bisa satu tenda, beda tenda tapi dalam satu maktab yang sama, atau letak tenda yang tidak berjauhan.

 

“Misalkan untuk suami istri, mereka bisa digabung kembali, tapi di tenda yang terpisah karena tenda perempuan dan laki-laki dipisah, seperti di hotel kan juga begitu,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama RI, Hilman Latief di Makkah, dikutip dari laman resminya pada Rabu, 28 Mei 2025.

5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak
Baca Juga · Nasional
5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi Bocor, Data Pribadi dan Riwayat Belanja Ikut Terdampak

 

“Jemaah terpisah ini bisa bergabung kembali ketika Armuzna dalam artian berkegiatan bersama ketika di luar tenda,” imbuhnya.

 

Ia mencontohkan suami istri bisa keluar tenda bersama saat cuaca tidak panas atau ketika melempar jumrah, mereka bisa berangkat bersama.

***

Tags:
#musdalifah#arafah#mina#haji
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…
Persiapan Puncak Haji, Kemenag Upayakan Pasangan Jemaah yang Terpisah Bisa Bersama saat Ibadah di Armuzna | Suara Pantura | Suara Pantura