Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kemenparekraf Dorong Gerakan Wisata Bersih di Lovina untuk Kebersihan Destinasi Wisata, Wamenpar: Terus Edukasi hingga Jadi Budaya

Tim Suara Pantura 02•
Nasional

SuaraPantura.com - Pantai Lovina yang berada di kawasan Buleleng, Bali menjadi pusat acara Gerakan Wisata Bersih (GWB).

Acara dari program Quick Win ini dilangsungkan pada Minggu, 22 Juni 2025 di mana dilakukan dengan kegiatan bersih-bersih pantai.

Kegiatan ini menyasar 4 lokasi wisata unggulan yang ada di Buleleng, yaitu Pantai Binaria, Pantai Tasik Madu, Pantai Banyualit, dan Pantai Tanjung Alam.

Dalam acara tersebut, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa hadir dan memberi sambutan untuk membuka kegiatan tersebut.

Ni Luh Puspa mengungkapkan bahwa aspek kebersihan destinasi wisata bisa menciptakan pengalaman pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

“Destinasi yang bersih akan menciptakan pengalaman wisata yang lebih berkesan,” ujar Ni Luh Puspa di kawasan Lovina pada Minggu, 22 Juni 2025.

“Wisatawan datang bukan hanya untuk menikmati keindahan, tapi juga kenyamanan” imbuhnya.

Kegiatan bersih pantai itu juga diikuti oleh Pemkab Buleleng, pelaku industri pariwisata, hingga masyarakat.

Ni Luh Puspa lantas mengungkapkan harapannya agar program bersih pantai ini bisa menjadi agenda rutin.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Para turis yang datang juga bisa ikut dalam kegiatan bersih pantai, misalnya dengan program volunteering tourism.

“Kami ingin wisatawan ikut terlibat, tidak hanya menikmati, tapi juga peduli dan ikut merawat karena ini bentuk edukasi langsung yang mampu membentuk kebiasaan baik bagi semua pihak,” ujar Ni Luh Puspa lagi.

“Masalahnya bukan pada teknologi, tapi kesadaran karena edukasi harus dilakukan terus-menerus hingga menjadi budaya,” tambahnya.

Wamenpar juga menyinggung tentang pelaksanaan program Paket Wisata 3B yang kini tengah digenjot oleh Kemenparekraf.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Ia mengungkapkan ada potensi besar mengenai destinasi wisata di kawasan Bali Utara, Barat, dan Timur.

Paket Wisata 3B sendiri diluncurkan pada 20 September 2024 yang bertujuan untuk memecah konsentrasi kegiatan wisata ke kawasan Banyuwangi, Bali Utara, dan Bali Barat.

Program ini mendorong agar wisatawan bergerak untuk menyambangi destinasi wisata alternatif lain selain Bali Selatan.***

Tags:
#pantai lovina#wamenpar#bali#wisata 3b#ni luh puspa
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…