SuaraPantura.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengungkapkan bahwa pihaknya hingga saat ini masih menunggu surat resmi dari pemerintah terkait daftar nama calon duta besar (dubes) Republik Indonesia untuk negara-negara sahabat.
Untuk diketahui, sejauh ini ada 12 pos Kedutaan Besar RI yang belum memiliki dubes, termasuk untuk Amerika Serikat dan Perwakilan Tetap RI di PBB New York.
“DPR menunggu surat dari pemerintah dan siapa saja namanya,” ujar Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa 1 Juli 2025.
Puan membeberkan pentingnya figur calon dubes yang tidak hanya kompeten secara diplomatik, tetapi juga memahami situasi global.
Ia berharap usulan yang masuk dari pemerintah mencerminkan kualitas tersebut.
“Kami berharap bahwa nama-nama yang diusulkan memang sebaiknya orang-orang yang mengetahui tentang situasi global,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan itu.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, turut menyoroti kekosongan posisi duta besar (dubes) yang masih terjadi.
Dalam rapat kerja bersama Menteri Luar Negeri Sugiono pada Senin, 30 Juni 2025, Anton mendesak pemerintah agar segera mengisi posisi-posisi penting tersebut.
"Dubes adalah faktor yang paling penting di Kemenlu. Selain sebagai pelindung WNI kita, juga menjalankan diplomasi dan fungsi lainnya," tegas Anton.
"Kalau saya sih maunya yang kosong ini segera diisi lah, apapun alasannya," imbuhnya.
Menurut Anton, situasi geopolitik global yang terus berkembang membutuhkan kehadiran perwakilan RI yang kuat di berbagai negara.
Ia juga meminta Kementerian Luar Negeri untuk lebih proaktif berkoordinasi dengan Presiden terkait masa akhir jabatan para dubes agar proses fit and proper test dapat dilakukan tepat waktu.***