Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Pilu Keluarga Korban Tewas KMP Tunu yang Karam di Selat Bali: Bilangnya Sudah akan Pulang ke Banyuwangi

Tim Suara Pantura 02•
Nasional

SuaraPantura.com - Duka mendalam menyelimuti keluarga para korban tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali pada Kamis, 3 Juli 2025 dinihari usai hilang kontak pada pukul 23.35 WIB.

Hingga Jumat, 4 Juli 2025, Tim SAR telah menemukan 29 orang selamat, 6 penumpang meninggal dunia, dan sisanya masih dalam proses pencarian.

Suasana duka pun kini menyelimuti Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, tempat keluarga korban berkumpul menanti kabar dari sanak saudara mereka yang belum ditemukan.

Salah satu korban meninggal yang baru berhasil diidentifikasi adalah Afnan Aqiel Mustafa, balita berusia tiga tahun yang menjadi korban bersama ibunya, Fitri April Lestari (33).

Jasad Fitri diketahui telah ditemukan lebih dulu pada Kamis siang, sementara Aqiel ditemukan di perairan Pengambengan, Bali, pada sore harinya.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Tangis keluarga korban pecah saat tubuh kecil itu diangkat dari perairan dan dibawa ke daratan. Poniyem, ibu dari Fitri sekaligus nenek Aqiel merasa terpukul dan kehilangan ibu dan anak yang menjadi korban tewas dalam insiden tersebut.

Dengan nada bergetar, Poniyem mengungkapkan perasaannya di hadapan awak media di Banyuwangi pada Kamis, 3 Juli 2025, seraya mengaku syok berat saat menerima kabar duka kepergian Fitri dan Aqiel.

Poniyem pun mengenang momen terakhir ketika anak dan cucunya berpamitan untuk pergi ke Bali.

"Bilangnya seminggu liburan ke Bali, Katanya hari Kamis ini sudah mau pulang ke Banyuwangi," ujar Poniyem dengan lirih, mengenang percakapan terakhir dengan korban.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Fitri dan Aqiel berangkat ke Bali menggunakan jasa travel pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB.

"Sekalian jenguk suaminya yang kerja di sana (Bali)," imbuh Poniyem.

Keberangkatan mereka bertepatan dengan masa liburan sekolah, yang dimanfaatkan untuk rekreasi keluarga.

Berdasarkan laporan korban terkini, selain Fitri dan Aqiel, 4 korban jiwa lain yang telah teridentifikasi adalah Anang Suryono, Eko Sastriyo, Elok Rumantini, dan Cahyani.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Proses pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan dengan melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan nelayan lokal.

Sebelumnya diketahui, kapal penyeberangan rute Ketapang–Gilimanuk itu dilaporkan tenggelam setelah bertolak dari Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu, 2 Juli 2025 sekitar pukul 22.56 WIB.

KMP Tunu Pratama Jaya mengangkut total 65 orang, yang terdiri dari 12 kru dan 53 penumpang. Kapal dilaporkan mengalami kondisi darurat.

Dugaan sementara, kapal mengalami kebocoran pada ruang mesin, namun kepastian penyebab musibah masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).***

Tags:
#selat bali#tim sar#tenggelam#kmp tunu pratama jaya
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…