Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Efisiensi Besar Microsoft, 9.000 Karyawan Terkena PHK demi Dorong Investasi AI

Tim Suara Pantura 02•
Nasional

Suarapantura.com - Microsoft kembali mengambil langkah besar dalam restrukturisasi bisnisnya dengan memutus hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 karyawan secara global.

Jumlah ini setara dengan sekitar 4% dari total 228.000 tenaga kerja Microsoft yang ada di seluruh dunia.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya efisiensi yang telah bergulir sejak awal 2025, di mana perusahaan sebelumnya juga memangkas 6.000 posisi pada Mei lalu.

Menurut data dari negara bagian Washington, sekitar 800 posisi yang terdampak tersebar di Redmond dan Bellevue—dua basis operasi utama Microsoft.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Meskipun Microsoft tidak secara spesifik menyebut divisi mana saja yang terdampak, sejumlah laporan menunjukkan bahwa divisi gim menjadi salah satu yang paling terpukul.

Sejumlah proyek seperti reboot Perfect Dark dan Everwild dilaporkan dibatalkan.

Dampak juga dirasakan oleh studio pengembang lain seperti Turn 10, yang menggarap Forza Motorsport.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Tak hanya Microsoft, studio independen seperti Romero Games juga harus memangkas staf akibat proyek mereka tak lagi didanai penerbit.

"Divisi game-nya terkena dampak PHK, meskipun bukan mayoritas unit," tulis keterangan Microsoft melalui Reuters, Kamis 3 Juli 2025.

Di balik gelombang PHK ini, Microsoft tengah mengalihkan fokus bisnisnya ke bidang kecerdasan buatan (AI).

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Perusahaan mengalokasikan dana jumbo hingga USD 80 miliar untuk pembangunan pusat data yang difungsikan sebagai infrastruktur pelatihan model-model AI.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah merekrut tokoh AI asal Inggris, Mustafa Suleyman, untuk memimpin divisi baru bernama Microsoft AI.

Microsoft sendiri menegaskan bahwa PHK ini merupakan bagian dari perubahan organisasi yang dibutuhkan untuk tetap relevan di tengah dinamika pasar teknologi yang terus bergerak cepat.***

Tags:
#artifical intelligence#microsoft#ai#phk#kecerdasan buatan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…