Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Yusril: Indonesia Terbuka untuk Investigasi Bersama Kasus Juliana Marins di Rinjani

Tim Suara Pantura 02•
Nasional

SuaraPantura.com - Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapannya untuk melakukan investigasi bersama pemerintah Brasil terkait insiden kematian pendaki asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum HAM Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 4 Juli 2025.

“Pemerintah RI terbuka jika pemerintah Brasil ingin melakukan investigasi bersama," ujar Yusril di Kantor Kemenko Kumham Imipas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Hasilnya juga dapat diungkapkan secara terbuka baik kepada masyarakat Indonesia maupun Brasil,” ia menambahkan.

Menurut Yusril, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur kelalaian dari berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan pendakian, termasuk biro perjalanan, pemandu wisata, pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani, dan petugas Badan SAR.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Investigasi juga akan mendalami apakah proses pencarian, pertolongan, hingga evakuasi telah dijalankan sesuai prosedur tetap (protap), terutama mengingat kondisi alam yang ekstrem di lokasi kejadian.

Yusril menegaskan bahwa pembentukan tim penyelidik bersama dinilai lebih relevan untuk mengungkap fakta secara jujur dan adil.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Lebih jauh, Yusril menyatakan bahwa langkah investigasi kolaboratif jauh lebih tepat ketimbang membawa perkara ini ke forum hukum internasional.

“Kerja sama bilateral antara Indonesia dan Brasil harus tetap dijaga, tidak boleh terganggu dengan insiden kematian Juliana Marins ini,” tegasnya.***

Tags:
#yusril izha mahendra#investigasi#brasil#gunung rinjani#juliana marins
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…