Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Soroti Soal Ketimpangan Ekonomi dan Kelangkaan Minyak, Prabowo Minta Kampus Buka Studi Baru Serakahnomics

Tim Suara Pantura 02•
Nasional

 

SuaraPantura.com - Presiden Joko Widodo menyampaikan usulan tak biasa dalam pidatonya saat perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Rabu 23 Juli 2025 malam.

Ia meminta universitas-universitas di Indonesia membuka bidang studi baru bernama serakahnomics, sebuah istilah yang ia ciptakan sendiri untuk menggambarkan fenomena ekonomi yang menyimpang dari prinsip keadilan sosial.

"Bukan mazhab neolib atau pasar bebas, atau capital, ini mazhab serakahnomics," ujar Prabowo dalam pidatonya.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Tolong kawan-kawan kita yang di universitas-universitas itu yang pintar-pintar tolong buka bidang studi serakahnomics," lanjutnya.

Presiden mengawali pernyataannya dengan menyinggung Pasal 33 UUD 1945 yang menurutnya sangat sederhana, namun mengandung prinsip-prinsip kuat dalam menjaga kedaulatan dan kesejahteraan negara.

Ia menyatakan bahwa tujuan bernegara seharusnya mampu menjamin rakyat hidup aman, sejahtera, dan terbebas dari kemiskinan.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

"Kalau rakyat tidak punya rumah, lapar, anak-anak gizi buruk, pengangguran tinggi, itu bukan tujuan bernegara," tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyinggung ayat 1 Pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.”

Menurutnya, asas ini jauh berbeda dengan pendekatan ekonomi neoliberal yang hanya mengandalkan efek "trickle down" atau menetesnya kekayaan dari orang kaya ke masyarakat luas.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

"Kenyataannya menetesnya lama banget, menetesnya 200 tahun, sudah mati kita semua itu. Jadi itu enggak benar, enggak benar, tidak akan netes ke bawah," ujarnya dengan nada kritik.

Prabowo juga menyoroti ironi Indonesia sebagai produsen minyak goreng dan kelapa sawit terbesar di dunia, namun sempat mengalami kelangkaan minyak goreng di dalam negeri.

Dalam konteks itu, ia merasa perlu menciptakan istilah serakahnomics untuk menjelaskan bagaimana ketamakan bisa menyebabkan ketimpangan dan kegagalan sistem.

"Pasal 33 itu senjata pamungkas. Harusnya cabang-cabang produksi penting yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara," lanjut Prabowo.

Dengan istilah serakahnomics, Prabowo berharap kalangan akademisi bisa mulai mengkaji model ekonomi yang berpihak pada kepentingan rakyat.***

Tags:
#kampus#prabowo subianto#presiden prabowo#serakahnomics
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…
Soroti Soal Ketimpangan Ekonomi dan Kelangkaan Minyak, Prabowo Minta Kampus Buka Studi Baru Serakahnomics | Suara Pantura | Suara Pantura