Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Presiden Prabowo Pastikan Pemeriksaan Kasus Brimob Dilakukan dengan Cepat dan Transparan

Tim Suara Pantura 02•
Nasional

 

SuaraPantura.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya transparansi dalam proses pemeriksaan terkait insiden yang melibatkan tujuh anggota Brimob dan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan.

Dalam pernyataannya di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 31 Agustus 2025, Presiden meminta agar penyelidikan dilakukan secara cepat dan terbuka sehingga masyarakat dapat mengikuti jalannya proses dengan jelas.

"Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian RI telah melakukan proses pemeriksaan," kata Prabowo dalam konferensi pers di Istana.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Ia menambahkan bahwa kecepatan dan keterbukaan sangat penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

"Ini telah saya minta dilakukan dengan cepat, dengan transparan, dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik," tegasnya.

Sebelumnya, Polri melalui Kadiv Propam Irjen Abdul Karim menyampaikan bahwa pemeriksaan awal telah dilakukan terhadap tujuh anggota Brimob yang berada di dalam kendaraan taktis (rantis) saat peristiwa berlangsung.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Hasil pemeriksaan menyatakan ketujuhnya terbukti melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri.

"Tujuh orang terduga pelanggar telah terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian," ujar Irjen Karim kepada awak media di Mabes Polri, Jumat 29 Agustus 2025 lalu.

Penegasan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai aturan.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Dengan langkah ini, diharapkan penyelesaian kasus bisa memberi kepastian dan menjaga rasa keadilan masyarakat.

Kasus ini sekaligus menjadi momentum bagi aparat untuk terus memperkuat disiplin, profesionalisme, serta transparansi dalam menjalankan tugas.

Dukungan publik diharapkan tetap terjaga sembari menanti hasil akhir dari pemeriksaan resmi yang dilakukan pihak berwenang.***

Tags:
#ojol#brimob#prabowo subianto#presiden prabowo
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…