SuaraPantura.com - Depo Pertamina Plumpang merupakan salah satu Depo terpenting di Inonesia.
Pasalnya, 20 persen kebutuhan BBM Indonesia dipasok dari Depo Pertamina Plumpang.
Depo Pertamina Plumpang atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang memiliki kapasitas tangki timbun 291.889 Kiloliter.
Wilayah distribusi paling utama mencakup Jabodetabek. Rata-rata harian BBM yang dipasok dari Depo Pertamina Plumpang mencapai 16.504 kiloliter.
Pasca terbakar, tentu muncul kekhawatiran masyarakat apakah pasokan BBM akan terganggu atau tidak.
Sementara Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan bahwa suplay BBM masih aman.
"Api di lokasi sudah padam pada pukul 22.43 WIB. Yang terbakar adalah pipa yg menyalurkan Pertamax dari Kilang Balongan ke TBBM Plumpang. Jadi tidak ada tangki BBM yang terbakar," ungkap Erick Thohir melalui keterangan tertulisnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang terjadi pada Jum'at, 3 Maret 2023 akhirnya sudah berhasil dipadamkan.
Api berhasil dipadamkan oleh petugas sekitar pukul 22.45 WIB. Saat ini petugas kebakaran masih melakukan pendinginan di lokasi kejadian.
Petugas Damkar, BPBD, TNI, Polri terus melakukan evakuasi para korban.
Situasi di lokasi kejadian tampak gelap karena diduga dilakukan pemadaman listrik untuk menghibdari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kebakaran hebat terjadi di Depo Pertamina Plumpang Jakarta utara terjadi pada Jum'at, 3 Maret 2023 malam.
Manager Communication and CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan memberikan keterangan berkaitan dengan penyebab kebakaran Plumpang.
Menurut Eko, Penyebab kebakaran Plumpang masih dalam proses investigasi
"Penyebab kejadian masih dalam proses investigasi," tandas Eko.
Korban tewas sudah mulai dievakuasi dan dimasukan ke dalam kantong-kantong mayat.
Sementara para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Kebakaran tersebut juga turut menyulut rumah warga di sekitar lokasi kejadian.
Belum diketahui secara pasti berapa jumlah rumah warga yang terdampak.
Kebakaran tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Berdasarkan keterangan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran pukul 20.11 WIB tadi.
Lokasi persisnya ada di Jl Tanah Merah Bawah, RT 012 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja.
***