SuaraPantura.com - Untuk pertama kali dalam sejarah, Kota Solo mentelenggarakan pawai Ogoh-ogoh.
Pawai dilakukan pada Sabtu, 18 Maret 2022 dengan mengarak lima buah karya seni patung untuk menyambut Hari Raya Nyepi pada 22 Maret mendatang ini disambut penuh antusiasme oleh warga maupun wisatawan.
Acara pawai tersebut berhasil merebut perhatian warga. Seakan suasana Bali hadir di Kota Solo. Kirab budaya itu dihadiri oleh para pemuka agama hindu serta warga yang mengenakan busana ala Bali.
Peragaan boneka serta atraksi budaya juga dihadirkan dalam acara itu. Tak mau ketinggalan, Wali Kota Solo hadir di tengah-tengah warga untuk merasakan kemeriahan tersebut.
Tak hanya ogoh-ogoh, terlihat pula kesenian dari berbagai kelompok yang turut hadir. Seperti kelompok jatilan, barong, bleganjur, dan lain sebagainya.
Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Solo Ida Bagus Komang Suarnawa mengatakan, rangkaian acara menyambut Hari Raya Nyepi kali ini menjadi kali pertama di Kota Bengawan.
“Pertama kali ini, umat Hindu yang sedikit di Solo, namun ternyata terwujud toleransi. Kami ucapakan terima kasih. Harapan ke depan semoga lebih semangat lagi dan tentu juga moderasi beragama, toleransi, kerukunan antaragama terus terwujud,” jelasnya.
***