SuaraPantura.com - Sebuah video beredar menampilkan para buruh yang sebagian besar berjilbab dan berseragam rengah peata miras bersama orang asing yang diduga adalah bosnya.
Para perempuan berjilbab tersebut tampak bangga dan bergembira sambil bersulang miras dengan atasannya yang merupakan WNA tersebut.
Usut punya usut, peristiwa tersebut diduga terjadi di daerah Jepara. Buruh wanita berseragam dan berjilbab yang tengah melakukan pesta miras bersama atasannya yang merupakan Warga Negara Asing (WNA).
Waktu lejadian sendiri diketahui saat akhir bulan Ramadhan. Kejadian ini pun memunculkan keprihatinan berbagai pihak.
Terang saja, di bumi kelahiran RA Kartini tersebut, 10 buruh wanita pesta miras dengan orang asing.
Zakariya Anshori, Wakil Ketua Bidang Kajian Strategis dan Advokasi Kebijakan Publik Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jepara pun ikut mengecam kejadian tersebut.
"Saya mengecam keras tindakan manajer PMA yang mengajak pesta minuman keras para pekerja perempuannya pada penghujung bulan Ramadhan," terangnya pada 21 April 2023.
Sementara menanggapi peristiwa itu, Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta menyatakan dirinya sangat prihatin dengan peristiwa tersebut.
Ia pun mengaku sudah mendapatkan informasi bahwa kejadian itu diduga dilakukan oleh karyawan salah satu pabrik di Kecamatan Kalinyamatan.
Edy Supriyanta menegaskan harus ada sangsi yang tegas kepada para pelaku.
"sudah keterlaluan. Harus ada sanksi biar jera,” terangnya.
***