Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Ganjar Pranowo Diusung Jadi Capres PDIP, Gempadewa : Waspada Setan Tanah!

Desky Danuaji•
Nasional

SuaraPantura.com - Usai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo resmi dijadikan Capres oleh PDIP, muncul respon dari masyarakat yang berada di Desa Wadas, kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah.

Seperti diketahui, Sejumlah warga Desa Wadas menolak penambangan batu andesit karena dianggap akan merusak lingkungan.

Batuan tersebut akan dijadikan salah satu material dalam proyek pembangunan Bendungan Bener yang termasuk dalam proyek strategis nasional (PSN). Proyek ini didanai langsung dari APBN melalui Kementerian PUPR.

Masyarakat yang menolak pertambangan tersebut tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (GEMPADEWA).

Usai Ganjar Pranowo diumumkan menjadi Capres PDIP, Gempadewa pun mengeluarkan pernyataannya bertajuk 'Waspada Setan Tanah'.

Menurut Gempadewa, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo adalah orang yang memberikan Izin Penetapan Lokasi (IPL) tambang andesit di Desa Wadas, Purworejo, bahkan sudah ke 3 kalinya mengeluarkan IPL Wadas.

Gempadewa menyampaikan bahwa Warga Wadas pun sudah berulang kali meminta Ganjar Pranowo agar membatalkan IPL ini karena tambang andesit di tanah pertanian milik warga itu akan membunuh kebudayaan dan mata pencharian warga Wadas sebagai petani.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Tambang andesit di puncak bukit di Wadas juga dianggap akan membayakan warga karena menambah potensi tanah longsor dan banjir bandang.

Gempadewa menilai Ganjar Pranowo tidak berpihak kepada petani.

" Di Wadas, @ganjar_pranowo yang dicalonkan oleh PDIP sebagai calon presiden dalam pemilu 2024 itu terbukti tidak berpihak kepada rakyat petani. Padahal rakyat Indonesia membutuhkan pemimpin yang berpihak kepada wong cilik." Tulis Gempadewa seperti dilansir Suara Pantura melalui media sosialnya pada Sabtu, 29 April 2023.

Gempadewa pun membuat poster yang menggambarkan sikap mereka.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri resmi mengumumkan bakal calon presiden yang diusung oleh partai berlogo banteng tersebut.

Megawati didampingi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan hal ini di Istana Batutulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 21 April 2024.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

"Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, menetapkan saudara Ganjar pranowo, sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah, sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon Presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," ungkap Megawati.

Ganjar Pranowo merupakan Gubernur Jawa Tengah selama dua periode sejak 23 Agustus 2013.

Sebelumnya, ia merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2004–2009 dan 2009–2013.

Ia juga sedang menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) selama dua periode, yaitu 2014–2019 dan 2019–2024; sekaligus Ketua Umum Persatuan Radio TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (Persada.id).

Ganjar Pranowo dilahirkan dari keluarga sederhana di sebuah desa di lereng Gunung Lawu, Karanganyar dari ayah bernama Parmudji Pramudi Wiryo dan ibu bernama Sri Suparni.

Lahir dengan nama Ganjar Sungkowo, ia merupakan anak kelima dari enam bersaudara.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Ayah Ganjar Pranowo merupakan seorang polisi.

Nama asli dari Ganjar Pranowo adalah Ganjar Sungkowo yang berarti "Ganjaran dari Kesusahan/Kesedihan (Sungkowo)".

Namun, ketika memasuki masa sekolah nama Sungkowo diganti dengan Pranowo karena rasa ketakutan orang tuanya jika sang anak kelak "selalu berkubang kesialan dan kesusahan" bila memakai nama Sungkowo.

Ganjar Pranowo kuliah di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Di kampus, ia bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Ganjar juga meraih gelar S2 (master) di jurusan Ilmu Politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia.

Ganjar menikah dengan Siti Atikah Supriyanti, seorang anak tokoh Nahdlatul Ulama dari Purbalingga, Jawa Tengah yang ia temui ketika KKN tahun 1994 di Temanggung, Jawa Tengah.

Ganjar yang memiliki latar belakang GMNI (dan PDI) menikah dengan seseorang yang memiliki latar belakang pesantren (di Purbalingga) yang berafiliasi dengan NU (dan PPP).

Ia dan Siti Atikah menikah pada tahun 1999 dan memiliki satu anak laki-laki yang lahir pada tahun 2003 bernama Muhammad Zinedine Alam Ganjar yang kini Kuliah di UGM Yogyakarta.
***

Tags:
#desa wadas#capres pdip#gempadewa#ganjar pranowo
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…