SuaraPantura.com - Ada-ada saja modus baru dalam pengedaran dan penyelundupan narkoba dewasa ini.
Baru-baru ini pihak kepolisian menangkap sepasang pasutri yang kecepatan menyelundupkan narkoba ke lapas Madiun.
Mirisnya paket narkoba jenis sabu-sabu itu diselundupkan dalam sebuah mushaf Alquran yang kemudian diselundupkan ke dalam Lapas kelas II A Madiun.
Kejadian perempuan dari petugas Lapas Pemuda kelas II A Madiun yang melihat salah seorang pengunjung yang membawa bingkisan janggal ke kedalaman.
Peristiwa itu yang terjadi pada hari Selasa, 23 Mei 2023, petugas menemukan kejanggalan dari barang-barang bawaan pengunjung tersebut kemudian memeriksanya.
Selain membawa makanan pengunjung itu ternyata membawa kitab suci Alquran yang sampulnya terlihat lebih menonjol.
Setelah petugas Lapas tersebut memeriksa sampul Alquran yang janggal ternyata menemukan sebuah bingkisan narkotika jenis sabu-sabu.
Petugas kemudian segera mengamankan pengunjung yang merupakan seorang wanita berinisial PWG.
"PWG membawa beberapa makanan dan sebuah kitab, yakni Mushaf Alquran Utsmani yang rencananya ditujukan untuk keponakannya yang merupakan seorang warga binaan berinisial MAT," ungkap Kakanwil Kemenkumham Jatim Imam Jauhari.
Ada dua orang yang diamankan oleh petugas. Ternyata pengunjung perempuan berinisial PWG ini bersama suaminya yang berada di parkiran. Mereka pun kemudian diamankan secara bersamaan.
Kedua pelaku mengaku tidak mengetahui isi dari paket tersebut. Menurut mereka paket tersebut merupakan titipan dari keponakannya yang ada di pesantren.
Polisi masih mendalami kasus ini. Kedua tersangka kemudian diamankan di kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
***