Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Duh, Siswi SMP Dilaporkan Karena Mengkritik Walikota Jambi

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Seorang siswi yang masih duduk di bangku SMP dilaporkan karena mengkritik Walikota Jambi.

Padahal siswi SMP berinisial SFA ini ingin mencari keadilan untuk neneknya yang rumah dan sumurnya mengalami kerusakan akibat angkutan berat dari perusahaan PT. Rimba Palma Sejahtera Lestari yang beralamat di kawasan Payo Selincah Kota Jambi.

Sang nenek SFA adalah seorang veteran dan siswi itu menilai pemerintah telah mengabaikan jasanya. Pasalnya, perusahaan pengangkut kayu itu merusak rumah neneknya.

SFA juga menyebut ‘dompet Firaun’ yang ditujukan kepada pemerintah setempat. Kritikan tersebut pun menjadi viral karena dibagikan ulang oleh banyak akun.

Selain itu, Dalam video SFA juga mengucapkan kalimat mendapat 'klarifikasi surat dari kerjaan Firaun Pemkot Jambi'. Di tengah video yang diunggahnya juga terucap kalimat 'Pemkot Jambi isinya iblis semua'.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Kritik SFA tersebut juga mendapat dukungan dari banyak warganet.

Namun akibat kritikan tersebut SFA dilaporkan ke Polda Jambi.

Siswi SMP itu dilaporkan pihak Pemkot Jambi pada tanggal 4 Mei 2023.

Sementara itu, pihak Pemkot Jambi membantah mempolisikan SFA karena mengkritik Wali Kota Jambi Fasha. Pihaknya melaporkan SFA ke polisi dengan delik ujaran kebencian.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

"Ini yang perlu saya luruskan lagi ke teman-teman media, yang kami laporkan itu bukan karena dia (SFA) mengkritik tetapi yang kami laporkan adalah video dia yang tertanggal 3 Mei 2023 dengan judul klarifikasi surat dari kerajaan Firaun Pemkot Jambi," kata Kabag Hukum Pemkot Jambi, Gempa Alwajon Putra.

Mahfud MD Turun Tangan

Warganet pun rame-ramai mendukung siswi SMP Yang dilaporkan tersebut dengan memviralkan kasus itu.

Warganet beramai-ramai menandai akun Twitter menkopolhukam Mahfud MD, kemudian Mahfud pun meresponnya.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

“Terimakasih atas infonya. Polhukam akan berkordinasi dgn Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak utk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini. Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya, perlakukan anak-anak sesuai dgn hukum yang berlaku bagi anak-anak.” tulis Mahfud MD melalui akun twitternya.

Pemkot Jambi Mencabut Laporan

Usai dirinya dilaporkan SFA melakukan klarifikasi dan permohonan maaf melalui akun tiktoknya.

Pelapor siswi SMP tersebut pun akhirnya ikut angkat bicara berkaitan dengan permintaan maaf dari SFA.

Pihak pelapor dari Pemkot Jambi,  Gempa, mengatakan pihaknya telah berkomitmen dengan Penyidik Polda Jambi, laporan pelanggaran ITE dibuat, hanya ingin pemilik akun tiktok tersebut minta maaf.

Sementara itu, Kasubdit 5 Ditreskrimsus Polda Jambi, Kompol Andi Purwanto mengatakan kasus pelanggaran ITE siswi SMP, Syarifah tidak akan dilanjutkan.
***

Tags:
#pemkot jambi#mengkritik#siswi smp
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…