SuaraPantura.com - Kecelakaan hebat terjadi antara Truk vs Kereta Api di perlintasan Jalan Madukoro Semarang pada Selasa malam, 18 Juli 2023.
Kecelakaan tersebut juga sempat terekam kamera warga. Dalam rekaman yang tersebut tampak sebuah truk berhenti di tengah rell kemudian disusul dengan kereta api yang melintas hingga menabrak truk tersebut.
Berikut ini adalah 5 fakta kecelakaan Kereta Api vs Truk di Senarang :
1. Truk Mengalami Mogok
Awalnya disebutkan bahwa truk mengalami mogok saat melintasi perlintasan rel kereta api di Madukoro sekarang.
Sopir dan kernet truk tersebut sudah sempat meminta bantuan petugas palang pintu.
Namun begitu, petugas tidak sempat menghentikan laju Kereta Api karena posisi kereta sudah dekat sehingga langsung menabrak truk hingga meledak.
2. Tidak Ada Korban Jiwa
Meski mobil truk dan bagian kepala kereta api sempat terbakar, namun beruntuk tidak ada korban jiwa.
Hanya ada satu orang penumpang yang terluka karena panik dan melompat keluar kereta api. Beberapa dikabarkan mengalami luka bakat.
Kereta api tersebut setidaknya memuat 615 penumpang naik kereta yang terdiri dari tiga gerbong kelas eksekutif, enam gerbong kelas ekonomi dan satu kereta pembangkit.
3. Terjadi Ledakan Hebat
Saat kecelakaan tersebut terjadi, sempat terjadi ledakan besar akibat tertabraknya kepala truk oleh Kereta Api Brantas dan menghantam jembatan di sebelahnya.
Bagian kepala dan ekor gandengan truk terjepit di mulut jembatan rel Jembatan Kanal Banjir Barat Semarang dan terjadi kobaran api yang cukup besar.
Petugas gabungan kepolisian dan KAI masih berupaya mengevakuasi rangkaian gandengan truk yang terjebak di mulut jembatan.
4. Kereta Api yang Kecelakaan Tetap Lanjutkan Perjalanan
Sementara itu, kereta api Brantas yang mengalami kecelakaan tetap melanjutkan perjalanan dari arah Jakarta ke Blitar.
Kereta tersebut mulai melanjutkan perjalanan dan melintas perlahan di lokasi pada pukul 22.45 WIB.
KA Brantas itu bisa melanjutkan perjalanan usai pihak KA mengganti lokomotif di stasiun Jerakah pasca kejadian.
5. Jadwal Kereta Api Lain Mengalami Keterlambatan
Setidaknya ada sebanyak 9 jadwal kereta api dilaporkan mengalami keterlambatan.
Hal ini disampaikan oleh Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko.
"Yaitu KA 112 Brantas sebanyak 87 menit, KA 178 Kamandaka 66 menit, KA 199F Kaligung 80 menit, KA 111 Brantas 26 menit, KA 129 Gumarang 55 menit, KA 220 Kertajaya 27 menit, KA 20F Argo Merbabu 47 menit, KA 160 Joglosemarkerto 14 menit, dan KA 58 Brawijaya 6 menit," ungkapny***