SuaraPantura.com - Sepasang Warga Negara Asing (WNA) atau sering disebut bule ini tertangkap video amatir warga tengah melakukan hubungan intim di pantai saat siang bolong.
Padahal kondisi saat itu masih ramai pengunjung dan wisatawan yang sontak menarik perhatian publik.
Dari video yang beredar, tertulis narasi bahwa lokasi tersebut ada di Pantai Batu Bolong, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali.
Video tersebut berdurasi sekitar 25 detik yang menampilkan sepasang bule berhubungan intim di hamparan pasir saat siang bolong dan menghiraukan pengunjung lain.
Tampak seorang pria dalam video mengenakan kaus lengan panjang biru navy, dan bule perempuan mengenakan dress merah muda itu cuek berhubungan badan di depan publik.
Merespon peristiwa tersebut, anggota DPR RI, Ahmad Sahroni pun geram.
Ia meminta Dirjen Imigrasi tindak turis asing di Bali yang melakukan hubungan mesum di tempat wisata pantai.
Melalui akun instagram pribadinya @ahmadsahroni88 Ia pun menyampaikan sikapnya.
Ia minta bule tersebut ditangkap dan dipidanakan.
Ia geram karena seolah negara hanya buat mainan mereka.
" @dirjenimigrasi pak ini Wajib bapak Cari dan Polisikan juga Pidanakan.. @silmykarim pak Tolong atensi. Negara Kita di Buat Maenan sm Mereka.... Biad*bb," tulisnya seperti dilansir Suarapantura.com pada Senin, 31 Juli 2023.
Sementara itu, Anggota Bankamda Desa Adat Canggu bersama Linmas, serta anggota Polsek Kuta Utara, langsung melakukan penelusuran di lokasi yang disebutkan dalam video.
Dari hasil penelusutan, video bule berhubungan badan di pantai saat siang bolong itu tidak berlokasi di Kawasan Batu Bolong, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali srperti yang disebutkan dalam video yang beredar.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Bankamda Desa Adat Canggu, I Ketut Murdana.
Dalam keterangannya Ia menyebut kawasan Pantai Batu Bolong setiap hari dijaga 24 jam, sehingga tidak memungkinkan ada pasangan berbuat mesum di kawasan itu.
Ia juga menyayangkan penyampaian informasi yang salah dari video viral di media sosial yang bisa berdampak citra positif pariwisata bali.
"Kami sangat menyayangkan penyampaian informasi yang salah dari video viral tersebut, lantaran berita bohong semacam ini bisa mempengaruhi citra positif pariwisata Bali," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan yang menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan terjadi di Pantai Batu Bolong, Canggu, Kabupaten Badung.
Hal itu sesuai dengan keterangan berbagai sumber di lokasi dan pengamatan pencocokan video dengan lokasi.
Disebutkan dalam video yang beredar kontur tanahnya datar, sementara kondisi real di pantai Batu Bolong cenderung menanjak dari bibir pantai ke arah area daratan.
Dirinya pun menduga kuat bahwa video tersebut adalah hoaks yang tersebar di media sosial.
"Tidak menutup kemungkinan video tersebut benar dibuat dan secara spontan tag Pantai Canggu tersebut tidak akurat berada di Pantai Batu Bolong," ungkapnya.***