Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

5 Berita Terpopuler Hari Ini : Video Bule Berhubungan Intim, Tunjangan PPPK yang Molor Sampe Vonis MA

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Berikut ini adalah 5 berita terpopuler hari ini, Senin 31 Juli 2023 di Suara Pantura.

5 berita terpopuler hari ini berisi berbagai informasi peristiwa seperti tunjangan sertifikasi guru PPPK Pemalang yang molor, video viral bule di Bali yang Berhubungan intim di pantai saat siang bolong, hingga Putusan MA yang menganulir hukuman mati gembong narkoba.

Adapun 5 berita terpopuler hari ini di Suara Pantura sebagai berikut :

1. Tunjangan Sertifikasi Guru PPPK Pemalang Molor Hingga 7 Bulan Ada Apa??

Guru non ASN dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah (Jateng) mengaku belum menerima tunjangan sertifikasi selama 7 bulan.

"Dari bulan Januari hingga bulan Juli 2023, kami belum menerima tunjangan sertifikasi Guru dengan setatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) non ASN", ujar salah seorang ASN PPPK berinsial BE kepada suarapantura.com Minggu, 30 Juli 2023.

BE dan teman-temanya sudah berupaya menanyakan perihal rersebut ke Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang, namun hanya di janjikan dan masih ada kesalahan sistem dan setelah Plt. Bupati Pemalang pulang beribadah Haji akan segera di selesaikan

"Beberapa teman-teman guru sudah menanyakan prihal sertifikasi yang tak kunjung diterima tersebut, namun pihak Diknas Kabupaten Pemalang beralasan adanya kesalahan sistem dan segera mengupayakan agar tunjangan sertifikasi segera bisa di cairkan setelah Plt. Bupati pulang dari ibadah Haji", ucapnya.

Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Nuryani selaku ketua komisi D bidang pendidikan saat di konfirmasi pihaknya belum menerima aduan permasalahan molornya pencairan tunjangan sertifikasi.

"Memang itu teknisnya kan ada di Dinas Pendidikan mas, jujur saya hingga detik ini belum tahu permasalahan persisnya apa? memang keluhan-keluhan itu ada, saya baru sebatas mendengar namun belum ada yang menyampaikan kepada kami secara resmi", tuturnya.

Ketua Komisi D, Nuryani menegaskan pihaknya akan segera memanggil dinas yang terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan guna dimintai penjelasan kenapa hingga rerjadi kemoloran pembayaran tunjangan sertigikasi Guru P3K hingga 7 bulan.

"Kami akan panggil segera, agar tau duduk permasalahanya apa, kok kenapa sampai tertunda pembayaran tunjangan sertifikasi Guru P3K non ASN, karena itu hak mereka", tegasnya

Nuryani menambahkan Dinas terkait semestinya sudah memberikan laporan baik lewat pesan WhatsApp atau surat himbaouan kepada teman Guru P3K, karena Diknas menpunyai otoritas sebelum timbul kegaduhan

"Saya peribadi sudah pernah menyampaikan lewat Kasi tolong sebelum teman-teman berbondong-bondong ke Dinas secepatnya di cairkan, apa lagi Diknas kan memiliki otoritas sendiri, bila terjadi permasalahan mohon di informasikan baik lewat surat resmi ataupun lewat pesan WhatsApp kan bisa", imbuhnya.

2. Viral Video Bule Berhubungan Intim, Diduga di Pantai Bali, Polisi Angkat Bicara

Aksi sepasang Warga Negara Asing (WNA) atau yang sering disebut 'Bule' ini terekam kamera amatir warga.

Video tersebut kemudian beredar luas di masyarakat terutama di media sosial. Salah satunya yang diunggah pada akun @unikinfoid.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Dalam video yang beredar disebutkan kejadian tersebut diduga terjadi di Pantai Bali, tepatnya di 'Pantai Canggu', Kuta Utara, Badung, Bali.

Sepasang Bule tersebut berhubungan badan di siang nolong saat pengunjung lain masih lalu lalang.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan terjadi di Pantai Batu Bolong, Canggu, Kabupaten Badung.

Hal itu sesuai dengan keterangan berbagai sumber di lokasi dan pengamatan pencocokan video dengan lokasi.

Disebutkan dalam video yang beredar kontur tanahnya datar, sementara kondisi real di pantai Batu Bolong cenderung menanjak dari bibir pantai ke arah area daratan.

Dirinya pun menduga kuat bahwa video tersebut adalah hoaks yang tersebar di media sosial.

"Tidak menutup kemungkinan video tersebut benar dibuat dan secara spontan tag Pantai Canggu tersebut tidak akurat berada di Pantai Batu Bolong," ungkapnya.

3. MA Batalkan Vonis Mati Gembong Narkoba Pemilik 1,37 Kwintal Sabu? Hotman Paris Angkat Bicara

Pengacara kondang Hotman menyoroti putusan Mahkamah Agung (MA) yang menganulir hukuman mati oleh gembong narkoba yang kedapatan membawa 137 kg alias 1,37 kwintal narkoba jenis sabu.

Melalui unggahan di media sosial instagram pribadinya, Hotman Paris mengktitik keputusan MA yang menganulir hukuman mati terhadap gembong narkoba menjadi pidana 20 tahun.

Dalam unggahan yang menyertakan tangkapan layar salah satu media, Hotman Paris menyinggung gembong narkoba yang membawa 137 kg narkoba dipidana 20 tahun sementara yang hanya 5kg malah dipidana seumur hidup.

"Yg 5 kg seumur hidup, yg 137 kg cuma 20 tahun," tulis Hotman paris seperti dikutip Suara Pantura pada 30 Juli 2023 dari akun @hotmanparisofficial.

Diketahui, kasus yang dimaksud adalah kasus gembong narkoba 137 kg sabu, Aryo Kiswanto (35) yang tadinya divonis hukuman mati kini menjadi 20 tahun penjara.

Aryo kiswanto divonis hukuman mati pada 13 September 2022, oleh PN Jaktim. Kemudian diperkuat kembali oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta pada 17 November 2022.

Namun kemudian Aryo Kiswanto mengajukan kasasi yang kemudian membuat dirinya tidak dihukum mati melainkan hanya adanya perbaikan pidana menjadi pidana penjara selama 20 tahun, serta denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara melalui putusan MA.

Unggahan Hotman Paris pun viral hingga dikomentari ribuat warganet. Hingga Minggu, 30 Juli 2023, postingan tersebut sudah dikomentari 2.591 komentar dan disukai sebanyak  21.114 like dari warganet.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Warganet geram dengan keputusan yang dinilainya aneh tersebut.

"Inilah Indonesiaku, Kau ada duit, kau yang berkuasa," tulis akun @dicky.afri****.

Warganet lain pun banyak yang mengkritik geras putusa MA ini.

"Hukuman di Indonesia itu bisa dibeli," tulis @afrianto.mb***.

Bahkan warganet ramai-ramai menandai akun Presiden Jokowi dan Menkopolhukam, Mahfud MD.

"Pak @jokowi, @mahfudmd kami sebagai rakyat Indonesia ingin tahu secara detail krnapa bisa seperti ini,,, tolong diklarifikasi ini," tulis @muhammadsyuk****.

4. Viral 7 Santriwati Magetan Tenteng Senjata Laras Panjang dan Rompi Anti Peluru, Polisi Turun Tangan

Sebuah foto viral di media sosial yang menunjukkan 7 orang santriwati yang diketahui berasal dari salah satu pondok pesantren di Magetan mengangkat senjata laras panjang dan mengenakan rompi anti pekuru khas petugas keamanan.

Warganet pun banyak yang menanyakan kegiatan pendidikan model apa yang diberikan kepada santri sehingga harus mengenakan senjata laras panjang dan sebuah model tompi peluru.

Polisi pun kemudian turun tangan usai viralnya foto tersebut.

Dari hasil penelusuran, yang ada di dalam foto tersebut merupakan siswa baru dari Sekolah Madrasah Aliyah Tahfidz Baitul Quran Al-Jahra, yang berada di Desa Tawanganom, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, di bawah naungan Yayasan Nur Rosyida.

Sementara senjata yang mereka tenteng adalah senjata jenis airsoft gunBaca Juga: Viral Video Bule Berhubungan Intim Terekam Kamera Warga, Diduga di Pantai Bali, Polisi Angkat Bicara

Foto diambil saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Ridwan.

Menurutnya foto tersebut merupakan santriwati Ponpes Baitul Quran dan foto yang sedang melakukan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

Kegiatan MPLS itu, berlangsung tanggal 10 hingga 15 Juli 2023 dan melibatkan salah satu even organizer.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Sementara itu Ketua Harian Pondok Pesantren, Isgianto, membenarkan bahwa foto tersebut menampilkan siswi baru yang sedang berpartisipasi dalam peragaan bermain airsoft gun selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pertengahan bulan Juli 2023.

Ia menyampaikan bahwa airsoft gun adalah salah satu bentuk ekstrakurikuler yang rencananya akan ada di pondok pesantren tersebut.

Pihak pondok dengan orang tua sedang memusyawarahkan hal itu berkaitan dengan perijinan dan perlu tidaknya ekstrakulikuler tersebut diadakan.

Sayangnya foto tersebut tersebar dan viral di media sosial serta dinarasikan seolah-olah bahwa santriwati menerima pendidikan terorisme.

5. Upaya Melestarikan Benda Pusaka, Pemda Pemalang Akan Mengumpulkannya Dalam Museum

Plt Bupatii Pemalang Mansur Hidayat didampingi Ketua DPRD Tatang Kirana, menjamas dua kereta kencana dan sejumlah benda pusaka Kabupaten Pemalang. Acara tersebut dilaksanakan di Garasi Rumah Dinas Bupati. Sabtu 29 Juli 2023.

Dalam wawancaranya Plt Bupati mengatakan, Jamasan dilakukan untuk menghormati, menghargai melestarikan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai arti pentingnya nilai-nilai luhur sejarah dan nilai budaya bangsa Indonesia.

"Kegiatan tersebut salahsatu bentuk penghormatan dan nguri-uri budaya, dan melestarikan seni dan budaya bangsa kita, agar tidak punah di kemudian hati", ujarnya.

Melalui acara Jamasan tersebut seperti diharapkan Bupati, benda-benda atau peninggalan bersejarah yang dimiliki Kabupaten Pemalang bisa terawat sehingga masih bisa diwariskan untuk generasi selanjutnya.

Dalam kesempatan itu Bupati mengajak kepada semua yang hadir agar momentum penjamasan benda-benda pusaka yang dilakukan hari ini dapat dijadikan sebagai wahana untuk meneguhkan komitmen, bersatu padu memberikan karya dan prestasi terbaik bagi Kabupaten Pemalang,

Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat berencana akan berupaya untuk mengumpulkan benda-benda pusaka Kabupaten Pemalang yang masih di beberapa pihak untuk di kumpulkan dalam museum Kabupaten Pemalang.

"Kita berencana mengumpulkan benda-pusaka di musium, seperti kereta kencana dan pusaka-pusaka lanya akan kita tempatkan di sana, serta kita sedan berupaya untuk mengumpulkan seluruh pusaka yang dimiliki secara peribadi agar sukarela mengembalikan ke Pemda", terangnya.

Kegiatan jasan tersebut dilaksanakan setiap menyambut tahun baru Islam tahun 1445 Hijriyah, tahun 2023. Kegiatan yang dihadiri Plt. Bupati Pemalang, Mansur Hidayat, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Tatang Kirana, Pj Sekda serta seluruh Jajaran Pemerintah Kabupaten Pemalang,

Sementara itu di tempat terpusah Ketua DPRD Kabupaten Pemalang. Tatang Kirana mengatakan dirinya sangt mendukung upaya pemerintah mengumpulkan segala bentuk pusaka yang di miliki agar bisa segera terkumpul dalam musium.

"Kami sangat mendukung penuh upaya pemerintah yang berencana mengumpulkan seluruh pusaka dan benda-benda yang dimiliki secara peribadi agar suka rela dan legowo memberikan untuk di masukan ke museum", ujar Ketua DPRD.

Demikian 5 berita terpopuler hari ini, Senin 31 Juli 2023 di Suara Pantura. Selamat membaca.***

Tags:
#suara pantura#berita terpopuler hari ini
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…