SuaraPantura.com - Sebuah video penganiayaan berdurasi 1 menit 43 detik viral beredar di media sosial.
Video tersebut ternyata penganiayaan seorang anak Ketua DPRD Kota Ambon kepada seorang remaja yang masih duduk di bangku SMA hingga korban kemudian tewas.
Pelaku tak terima lantaran korban menyenggol pelaku dengan sepeda motor.
Korban sendiri diketahui bernama R (15), seorang pelajar. Sementara Pelaku adalah Abdi Toisutta (25) yang merupakan anak ketua DPRD Ambon.
Penganiayaan tersebut terjadi di Kawasan Talake atau tepatnya di asrama polisi Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu 30 Juli lalu sekitar pukul 21.00 WIT.
Awalnya korban hendak ke tempat saudaranya untuk mengembalikan jaket yang dipinjamnya.
Namun saat di jalan memasuki gang, korban berpapasan dengan pelaku kemudian bersenggolan motor.
Pelaku kemudian balik arah dan mengejar korban hingga kemudian menganiaya korban.
Korban dipukul tiga kali oleh pelaku, kemudian korban pingsan di atas motor.
Bukannya menolong, pelaku kemudian pergi begitu saja meninggalkan korban yang pingsan.
Korban kemudian dibawa ke rumah sakit oleh keluarga namun nyawanya sudah tak tertolong.
Keluarga kemudian melapirkan penganiayaan itu ke pihak berwajib. Kini anak ketua DPRD Kota Ambon itu telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Benar, Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di rumah tahanan Polresta Ambon," ungkap Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif.
Kapolda berkomitmen untuk tidak memihak dalam kasus ini, bahkan jika orang tua pelaku memiliki pengaruh atau kekuasaan.***