SuaraPantura.com - Fakta mengejutkan datang dari pelaku pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI).
Pelaku pembunuhan merupakan kakak tingkat korban di Kampus yang belajar membunuh dengan cepat melihat tutorial di Youtube.
Hal ini disampaikan oleh Wakasat Reskrim Polres Metro Depok, AKP Nirwan Pohan yang menjelaskan pelaku sempat belajar membunuh dari Youtube.
"Dia sempat belajar dari Youtube bagaimana cara membunuh yang cepat,” ungkapnya.
Usai menonton di Youtube, dirinya jadi tahu apa yang harus dilakukan untuk menghabisi korban dengan cepat yakni menikam bagian jantungnya.
Pelaku menghabisi korban dengan pisau lipat yang telah disiapkan.
Sebelumnya, seorang mahasiswa UI betinisial MNZ (19) ditemukan tewas di bawah kolong tempat tidur kamar kosnya.
Mayat korban ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik dan terdapat luka tusukan di beberapa tubuhnya.
Awalnya orang tua korban merasa curiga karena korban tidak bisa dihubungi.
Orang tua korban kemudian meminta tolong kepada keluarga yang berada di Jakarta unyuk menengok kos korban.
Ternyata korban ditemukan dalam konfisi tak bernyawa.
Polisi pun berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam.
Polisi memeriksa sejumlah CCTV di rumah kos tersebut hingga akhirnya mendapati pria yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan.
Beberapa jam setelah mayat korban ditemukan, polisi menangkap AAB yang merupakan senior korban di kampus.
Di hadapan penyidik AAB mengakui telah membunuh korban menggunakan pisau lipat.
Sementara motif pelaku adalah untuk menguasai harta benda korban karena selama ini pelaku tengah terjerat hutang.
Ibu korban terpukul atas kejadian itu menuntut agar pelaku yakni AAB dihukum seberat-beratnya.***