SuaraPantura.com - Video pengeroyokan seorang anggota TNI oleh oknum dari ormas Pemuda Pancasila viral di media sosial.
Anggota TNI yang menjadi korban pengeroyokan pada Kamis 3 Agustus Siang diketahui bernama Pratu Marpaung.
Peristiwa tersebut terjadi di areal jalan Brigjen Katamso tepatnya di depan kantor BCA Finance.
Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat ormas Pemuda Pancasila mendatangi kantor BCA Finance terkait dengan penarikan kendaraan Mobil Suzuki Jenis Minibus Ertiga Plat No B 2241 KOH.
Mobil itu kemudian disimpan di Pull Ngaliyan. Selanjutnya, datang pihak polisi ke kantor BCA Finance untuk membantu proses mediasi permasalahan tersebut.
Saat masih berproses, pratu Marpaung datang bersama rekannya ke lokasi.
Diduga Pratu Marpaung membackup pihak eksternal/dc yg melakukan penarikan mobil tersebut.
Anggota TNI tersebut tetlibat adu mukut dengan anggota ormas PP kemudian berlanjut aksi pengeroyokan.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar membenarkan informasi terkait keributan tersebut. Ia menduga adanya kesalahpahaman yang berakibat pengeroyokan tersebut.
"Di Jalan Brigjend Katamso Semarang diduga kesalahpahaman, dan Masih dalam lidik," ujarnya.
Sementara itu usai kejadian, terjadi perusakan 2 Markas Pemuda Pancasila di kawasan Wonodri dan Ngaliyan, Semarang.
Hal ini disampaikan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar pada Jumat, 4 Agustus.
Tadi malam selain terjadi perusakan terhadap dua pos milik Ormas tertentu di Kota Semarang di Semarang Selatan dan Ngaliyan, sebelumnya terjadi kasus penganiayaan dan perampasan yang terjadi di eks terminal Penggaron dan pasar buah," ungkapnya.***