SuaraPantura.com - Sedikitnya ada 10 orang yang tewas termasuk satu orang anggota Dewan ketika sebuah pesawat jet pribadi jatuh dan menimpa sebuah mobil serta motor di jalan kawasan Selangor, Malaysia.
Sepuluh orang yang tewas dalam i siden tersebut terdiri dari delapan orang penumpang pesawat, dan dua otang lainnya pengendara mobil dan motor.
Menteri perhubungan Malaysia membenarkan bahwa salah satu korban tewas merupakan anggota Dewan di wilayah bagian yang bernama Pahang Johari Harun(54), yang dicalonkan sebagai calon baru dari partai Barisan Nasional dalam pemilihan umum 2022.
Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) mengonfirmasi bahwa pesawat yang jatuh adalah Beechcraft 390 dengan nomor registrasi N28JV.
Pesawat tersebut dioperasikan oleh Jet Valet, layanan penerbangan pribadi eksklusif, dan telah berangkat dari Langkawi pada pukul 14:08 dalam perjalanan ke bandara Subang, kurang dari 10 km dari lokasi kecelakaan.
Pesawat tersebut membawa 8 orang, yang terdiri dari 6 orang penumpang dan 2 orang awak pesawat.
Departemen kebakaran setempat mengklaim berhasil memadamkan api dalam 10 menit.
Kepala eksekutif CAAM Norazman Mahmud mengatakan pesawat melakukan kontak pertama dengan Menara Pengawas Lalu Lintas Udara Subang pada pukul 14.47 dan izin pendaratan diberikan pada pukul 14.48.
"Pada pukul 14.51, Menara Pengawas Lalu Lintas Udara Subang mengamati asap yang berasal dari lokasi kecelakaan tetapi tidak ada panggilan mayday yang dilakukan oleh pesawat," katanya dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, otoritas kepolisian setempat melalui Kepala Polisi Distrik Shah Alam Mohamad Iqbal Ibrahim menuturkan bahwa 10 korban meninggal, termasuk dua pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Polisi masih terus mendalami secara detai penyebab kecelakaan tersebut.
Raja Malaysia, Sultan Abdullah Ahmad Shah, terlihat sudah mengunjungi lokasi kecelakaan sekitar pukul 17.30 waktu setempat.
Dalam pernyataanya, Ia menyatakan bela sungkawa terhadap para korban.***