SuaraPantura.com - Kejadian naas dialami olh Arifin, warga asal Jalan Dukuh, Penggalangan, Gresik yang merupakan seorang kuli panggul di pasar UKA, Sememi, Benowo, Surabaya.
Pasalnya, Ia tewas lantaran tak sengaja menyenggol payudara seorang pedagang cucur saat dirinya tengah memanggul bawang.
Kejadian ini pun memantik emosi suami dari pedagang cucur tersebut.
Ia kemudian dianiaya olrh suami pedagang cucur.
Tak hanya itu, beberapa orang saudara dari suami pedagang cucur itu pun ikut mengeroyok Arifin.
Bahkan beberapa orang lain yang ada di pasar tersebut ikut mengeroyok arifin.
Kejadian tersebut berlangsung tepatnya saat hari kemerdekaan Indonesia yakni Kamis, 17 Agustus lalu sekitar pukul 10.00 WIB.
Salah seorang saksi yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa kejedian bermula dari kesalahpahaman.
Arifin yang tengah membawa bawang secara tak sengaja menyenggol payudara seorang pedagang cucur.
Kondiai pasar saat itu diketahui sedang padat dan ramai.
"Perkara nggak sengaja nyenggol payudara, Korban dimassa tiga orang," ungkapnya.
Setelah dimeroyok, Arifin sempat pulang mengendarai sepeda motor.
Sampai dirumah, Arifin kemudian sempat dibawa ke RS Bhakti Dharma Husada.
Namun nyawa Arifin sudah tak tertolong. Arifin menghembuskan nafas terakhirnya.
Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman kasus tersebut.
Polsek Benowo kemudian memeriksa 4 orang saksi terkait persoalan pengeroyokan hingga berujung tewasnya Arifin tersebut.
Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku diketahui berjumlah tiga orang.
Ketiga pelaku diketahui masing-masing berinisial WW, AR, dan SF.
Mereka adalah warga Perum UKA. Petugas kepolisian sempat mendatangi rumah pelaku, namun diduga ketiganya telah melarikan diri.
Hal ini diketahui lantaran rumah ketiga pelaku dalam kondisi sepi.
Saat ini pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan tim dokter untuk mengetahui penyebab pasti kematian Arifin.
Kapolsek Benowo, AKP Nurdianto Eko mengatakan bahwa pihaknya menyelidiki bersama dengan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Ia berjanji akan segera merilis update perkembangan hasil.
“Mohon waktu, dalam waktu dekat, akan kami update perkembangan hasil penyelidikannya,” ungkapnya.***