Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Jejak Pelaku Pembunuhan dalam Kasus Mayat Berseragam Pramuka di Pemalang

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Penemuan mayat berseragam pramuka menggegerkan warga Pemalang dan sekitarnya.

Pasca ditemukan pada Selasa, 22 Agustus lalu, kasus tersebut masih hangat diperbincangkan karena para pelaku belum bisa diringkus.

Pola pembunuhannya pun sadis. Korban yang notabene bukan pelajar malah diduga dikenakan seragam pramuka oleh pelaku sehingga sempat membingungkan petugas.

Dari lokasi penemuan korban, ada sarung berisi tiga batu besar yang diduga sebagai upaya penenggelaman mayat korban.

Ada tiga batu diikatkan di sarung terkait di leher Rika. Tapi jasad terapung.

Polisi kini terus bekerja keras untuk menemukan pelaku kejahatan beeat tersebut.

Kapolsek Ulujami, AKP Teguh Hadi Santoso kepada wartawan, Kamis menyebutkan bahwa polisi masih terus bekerja keras.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Tim kami dari awal ditemukannya jenazah itu, sampai sekarang, belum tidur, masih bekerja sama dengan polres tetangga (Pekalongan) untuk sama-sama kita ungkap. Mudah-mudahan pelaku bisa kami tangkap, mohon doanya.” uangkapnya.

Uniknya, pembunuh Rika memberi teka-teki ke polisi. Jasad Rika dipakaikan seragam pramuka, lengkap dengan jilbab pramuka warna coklat. Kaos lengan panjang warna hitam. Padahal, Rika sudah setahun lalu tamat SMA.

Sedangkan di balik seragam pramuka, Rika mengenakan baju sweater. Baju itulah yang dipakai korban sebelum tewas. Rika tidak mengenakan celana dalam.

Hasil pemeriksaan forensik, jasad sudah berada di air sekitar 2 X 24 jam. Sehingga tidak bisa dipastikan, apakah Rika juga korban perkosaan atau bukan.

Polisi sudah memeriksa seragam pramuka itu. Tertera di situ: “Gudep 27.05.208” Artinya, Gugus Depan dan kode. Setelah dilacak polisi, kode Gudep itu milik SMA Negeri 1 Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Pihak sekolah sendiri telah melakukan pendataan terkait kesiswaan dan tak ditemukan laporan adanya siswi yang hilang, jelas saja karena korban juga bukan pelajar.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Rika beralamat di Dukuh Gombong RT 2 RW 8, Desa Bulak Pelem, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan yang berprofesi sebagai karyawan RM Padang dekat tempat tinggalnya.

Kakak korban, Kusmiyati menuturkan, Rika tidak punya musuh.

Karena Rika merupakan sosok yang periang kepada banyak orang.

Namun kakak korban tidak bisa memastikan apakah adiknya punya pacar atau tidak.

Sebab untuk urusan asmara, adiknya tidak pernah bercerita.

Media Sosial Korban

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Postingan terakhir korban melalui media sosialnya saat di tracking tim Suara Pantura, Rika hanya share video konten lainnya.

Sementara warganet ikut memburu pelaku. Bahkan mantan korban tidak lepas dari kejaran warganet.

Mantan pelaku kedapatan pernah mengirim komentar negatif kepada kirban sehingga diburu.

Dikabarkan mantan pacar korban kini sampai tutup akun.

Sementara itu, saat ini polisi masih berkonsentrasi mengungkap kasus ini dan belum mengeluarkan pernyataan resminya.***

Tags:
#pelaku pembunuhan#pekalongan#pemalang#mayat berseragam pramuka
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…