SuaraPantura.com - Sudah 4 hari pasca ditemukan, pelaku pembunuhan Rika Indriyeni dalam kasus penemuan mayat berseragam pramuka belum juga terungkap.
Akun Tiktok Rika Indriyeni Pekalongan ini pun banjir simpatik dari warganet.
Rika Indriyeni diketahui memiliki akun Tiktok dengan 650 pengikut dan 2.395 suka.
Ia kerapkali membagikan konten kecantikan dan konten menghibur lainnya.
Pasca tragedi memilukan itu, banyak warganet yang mengunjungi profil dan konten akun tiktok Rika Indriyeni.
Dalam postingan terakhirnya yang diunggah Rika pada 4 Agustus lalu pun banjir komentar.
" Semoga tenang di sana, dunia terlalu kejam untukmu, semoga khusnul khotimah," ungkap akun @prastzy** bersimpatik.
"Cantik tp udah meninggal dgn tragis semoga Husnul khotimah ya mba" ungkap akun A.F rade**.
"Suargi langgeng mb rika" ungkap warganet lain.
" Innalilahi wa innailaihi rojiun" saut yg lain.
Sebelumnya, Penemuan mayat berseragam pramuka menggegerkan warga Pemalang dan sekitarnya.
Pasca ditemukan pada Selasa, 22 Agustus lalu, kasus tersebut masih hangat diperbincangkan karena para pelaku belum bisa diringkus.
Pola pembunuhannya pun sadis. Korban yang notabene bukan pelajar malah diduga dikenakan seragam pramuka oleh pelaku sehingga sempat membingungkan petugas.
Dari lokasi penemuan korban, ada sarung berisi tiga batu besar yang diduga sebagai upaya penenggelaman mayat korban.
Ada tiga batu diikatkan di sarung terkait di leher Rika. Tapi jasad terapung.
Uniknya, pembunuh Rika memberi teka-teki ke polisi. Jasad Rika dipakaikan seragam pramuka, lengkap dengan jilbab pramuka warna coklat. Kaos lengan panjang warna hitam. Padahal, Rika sudah setahun lalu tamat SMA.
Sedangkan di balik seragam pramuka, Rika mengenakan baju sweater. Baju itulah yang dipakai korban sebelum tewas. Rika tidak mengenakan celana dalam.
Hasil pemeriksaan forensik, jasad sudah berada di air sekitar 2 X 24 jam. Sehingga tidak bisa dipastikan, apakah Rika juga korban perkosaan atau bukan.
Polisi sudah memeriksa seragam pramuka itu. Tertera di situ: “Gudep 27.05.208” Artinya, Gugus Depan dan kode. Setelah dilacak polisi, kode Gudep itu milik SMA Negeri 1 Petarukan, Kabupaten Pemalang.
Pihak sekolah sendiri telah melakukan pendataan terkait kesiswaan dan tak ditemukan laporan adanya siswi yang hilang, jelas saja karena korban juga bukan pelajar.
Rika beralamat di Dukuh Gombong RT 2 RW 8, Desa Bulak Pelem, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan yang berprofesi sebagai karyawan RM Padang dekat tempat tinggalnya.
Kakak korban, Kusmiyati menuturkan, Rika tidak punya musuh.
Karena Rika merupakan sosok yang periang kepada banyak orang.
Namun kakak korban tidak bisa memastikan apakah adiknya punya pacar atau tidak.
Sebab untuk urusan asmara, adiknya tidak pernah bercerita.***