Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Ingat Buni Yani di Kasus Ahok? Sekarang Jadi Waketum Partai Ummat

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Nama Buni Yani sempat jadi pembicaraan publik saat kasus penistaan agama oleh Ahok muncul ke permukaan. Buni Yani adalah pengunggah potongan video pidato Ahok di Kepulaun Seribu sekitar tahun 2016 lalu.

Video unggahan Buni Yani ini kemudian memicu kegaduhan dan menjadikan Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan Agama.

Meski Ahok pada akhirnya dipenjara, namun Buni Yani juga bernasib sama karena melanggar UU ITE dan divonis 18 bulan penjara.

Buni Yani diketahui bebas dari penjara pada awal 2021, kemudian ia bergabung dengan Partai Ummat besutan Amien Rais.

Buni Yani mendapat jabatan sebagai Ketua DPP Bidang Litbang, kemudian Partai Ummat mengadakan perombakan pengurus dan menetapkan Buni Yani sebagai wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Ummat.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Ya benar, Buni Yani Waketum Partai Ummat," kata Waketum Partai Ummat, Chandra Tirta Wijaya, Selasa 23 November 2021.

Pengangkatan Waketum Partai Ummat ini karena menggantikan dua waketum sebelumnya yang mengundurkan diri dan meninggal dunia.

Selain Buni Yani, diketahui Benny Suharto juga diangkat menjadi waketum setelah sebelumnya menjabat Bendahara Umum.

"Untuk menggantikan dua Wakil Ketua Umum yang satu mengundurkan diri dan satu lagi meninggal dunia," lanjut Candra.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Profil Singkat Buni Yani

Buni Yani mengenyam pendidkan tinggi di Fakultas Sastra Inggris Udayana, Bali. Setelah itu, ia berhasil meraih gelar master dari Ohio University, Amerika Serikat (AS).

Ia mengambil gelar Doktoral sekaligus sebagai peneliti di Faculty of Social and Behavioral Sciences, Institute of Cultural Anthropology and Development Sociology, Leiden University.

Sejak 1996 hingga 1999, Buni bekerja sebagai wartawan untuk Australian Associated Press (AAP) dan sering menulis tentang isu-isu terkait Asia Tenggara.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Saat di Amerika Serikat, ia juga pernah menjadi jurnalis untuk Voice of America (VOA).

Terakhir Buni Yani bekerja sebagai dosen di London School of Public Relations (LSPR), Jakarta, sejak 2004.

Kemudian mengundurkan diri saat berurusan dengan pengadilan terkait pengunggahan potongan video Ahok.***

Tags:
#ahok#amien rais#buni yani#partai ummat
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…
Ingat Buni Yani di Kasus Ahok? Sekarang Jadi Waketum Partai Ummat | Suara Pantura | Suara Pantura