Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Arya Sinulingga: Ahok Gak Bisa Kerja Ngebacot Doang, Mulyanto: Ahok Memperkeruh Suasana

Andri Susanto•
Nasional

SuaraPantura.com - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dan Politisi PKS Mulyanto menyentil Basuki Tjahja Purnama atau Ahok soal kontrak BUMN dan Pertamina.

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok menjadi sorotan pasca menyebut banyak kontrak di BUMN yang bermasalah, termasuk Pertamina. Hal ini membuat Arya Sinulingga dan Mulyanto angkat bicara.

Arya Sinulingga menyentil Ahok dalam kapasitas sebagai Staf Khusus Menteri BUMN, sedangkan Mulyanto sebagai Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi Energi, Riset dan Teknologi, serta Lingkungan Hidup.

Arya Sinulingga dalam cuitan di akun Twitter @AndiSinulingga bahkan mengatakan Ahok tidak bisa kerja.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Makin lama akan terlihat bahwa Ahok itu sesungguhnya gak bisa kerja kecuali ngebacot doang. Dulu dia keenakan bisa beri stempel buruk pada siapa saja yg berbeda apalagi mengeritiknya," kata Arya Sinulingga di akun Twitternya, Minggu 28 November 2021.

Ia mengaku bingung dengan pernyataan Ahok, menurutnya Ahok tidak mengikuti perkembangan BUMN.

"Makanya kita agak bingung. Pak Ahok ini mungkin tidak mengikuti perkembangan di BUMN. Seperti kasus-kasus misalnya. Berapa banyak itu direksi kita laporkan, direksi Asabari kita laporkan, direksi Jiwasraya kita laporkan," kata Arya pada media.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Politisi PKS Mulyanto juga turut menanggapi pernyataan Ahok. Ia menilai Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina harusnya dapat meningkatkan kinerja perusahaan menjadi lebih baik.

"Sebagai Komisaris Utama Basuki Tjahja Purnama atau Ahok harusnya bisa membantu Pertamina mencari jalan keluar atas masalah yang dihadapi bukan malah memperkeruh suasana dengan bicara sembarang," ungkapnya.

Mulyanto mengingatkan Ahok agar fokus pada pembangunan Kilang GRR Tuban.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

"Jadi ketimbang bising di media atau berpolemik dengan kementerian BUMN, yang merupakan induknya, Ahok lebih baik fokus mendorong pembangunan kilang GRR Tuban," kata Mulyanto.

Diketahui pernyataan Ahok terkait kontrak BUMN dan Pertamina tersebut dikatakan pada channel YouTube Panggil Saya BTP yang tayang pada 19 November 2021

Pada tayangan yang berjudul "Pejabat Tidak Boleh Takut untuk Mengeksekusi" Ahok menyinggung mengenai banyak kontrak di BUMN yang merugikan, termasuk di Pertamina.***

Tags:
#pks#bumn#ahok#basuki tjahaja purnama#pertamina#arya sinulingga#mulyanto
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…