SuaraPantura.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ikut membenarkan informasi tentang Predator seks herry wirawan bahwa memang ada bayi hasil perkosaan Herry Wirawan itu diperalat untuk mencari sumbangan.
Seperti dikutip dari Pikiran-rakyat.com berita " Predator Seks Herry Wirawan Jadikan Bayi Korban 'Alat' Raup Rupiah, Ridwan Kamil: Betapa Bejatnya", Ridwan Kami menjelaskan, selain para korban perkosaan yang disuruh untuk membuat proposal sumbangan, bayi bayi hasil aksi bejad Herry Wirawan juga diperalat.
"Ada anak yang disuruh sebagai seksi proposal, yang korban itu. Sampai si bayi-bayi yang lahir itu disiapkan untuk juga proposal di panti asuhan," tutur Ridwan Kamil, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal Youtube Karni Ilyas Club, Kamis, 16 Desember 2021.
Dia bahkan menyebut predator seks Herry Wirawan sebagai orang bejat, karena menjadikan bayi-bayi tersebut sebagai alat.
"Betapa bejatnya si orang ini, semua kejahatannya itu mau diuangkan," kata Ridwan Kamil.
Dia juga membenarkan bahwa bayi-bayi tersebut dibuatkan yayasan sebagai anak yatim.
Dengan begitu, predator seks Herry Wirawan kembali mendapatkan uang dari yayasan tersebut.
"Makanya kami dengan Menteri PPA meminta Kementerian Agama mengaudit, kalau kita keuangan kan ada BPK, kira-kira bisa gak diaudit?," ujar Ridwan Kamil.
Dia berharap Kementerian Agama bisa menangani pesantren yang sudah ada, dan tidak hanya memperketat 'calon' yang belum ada.
Sementara HW yang saat ini berstatus sebagai terdakwa karena telah memasuki proses peradilan, terancam hukuman 20 tahun penjara akibat perbuatannya.
HW disebut melakukan tindakan asusila kepada 21 orang santriwati hingga membuat hamil dan melahirkan. Kejaksaan menyebut HW telah melakukan perbuatan tersebut sejak tahun 2016 hingga awal 2021.***
***
(Gita pratiwi-pikiranrakyat.com)