SuaraPantura.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memberikan peringatan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi.
Dilansir dari laman resmi twitter BPPTKG terkait peringatan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi yang kembali disematkan kajian potensi bahaya erupsi per 25 Juni 2021 yang dinilainya masih relevan.
Karena pada tanggal 18 Desember 2021 pukul 16.43 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 135 detik. Teramati tinggi kolom 400 meter condong ke barat, jarak luncur 2.000 m ke arah barat daya. Status siaga Gunung Merapi sendiri terjadi sejak 5 November 2021.
Terkait sematan analisa BPPTKG yang masih relevan tentang potensi erupsi Gunung Merapi Yakni ;
1. Guguran lava dan awanpanas pada sektor Tenggara–Barat Daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro, dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
***