SuaraPantura.com - Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran pada Sabtu 18 Desember 2021.
Gunung Merapi yang berada pada ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini diketahui memiliki lima pos pengaamatan.
Lima pos Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) ini berfungsi memonitor aktifitas Gunung Merapi dengan menggunakan berbagai instrumen geofisika telemetri.
Instrumen-instrumen tersebut diletakan di sekitar Gunung Merapi dan titik-titik jauh sebagai pembanding aktivitas vulkanik dan aktivitas tektonnik.
Selain menggunakan instrumen geofisika telemetri, PGM ini juga menggunakan CCTV untuk melakukan pengamatan visual Gunung Merapi.
Berikut Lima Pos Pengamatan Gunung Merapi:
1. PGM Kaliurang
Pos PGM Kaliurang berada di sisi selatan Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Kaliurang Timur, Kalurahan Hargobinangun, Pakem, Sleman. Pos PGM ini berada pada ketinggian 858 meter. PGM Kaliurang menggantikan Pos Plawangan yang ditutup sejak 2006.
2. PGM Ngepos
Pos PGM Ngepis berada di sisi barat daya Gunung Merapi, tepatnya berada di Dusun Ngepos, Desa Ngablak, Srumbung, Magelang. PGM ini berada pada ketinggian 603,4 meter.
3. PGM Babadan
Pos PGM Babadan berada di sisi barat laut Gunung Merapi, lokasinya terletak di Desa Krinjing, Dukun, Magelang.
4. PGM Jrakah
Pos PGM Jrakah mengamatai Gunung Merapi dari sisi utara–barat laut. Lokasinya terletak di Desa Jrakah, Selo, Kabupaten Boyolali.
5. PGM Selo
Melalu sisi utara Gunung Merapi, Pos PGM Selo melakukan pengamatan. Pos PGM ini terletak di Desa Selo, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
Demikian lima Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) yang memantau dan memonitor aktifitas Gunung Merapi.***