SuaraPantura.com - Sebelumnya, seorang yang mengaku menjadi joki Vaksin Covid-19 telah diperiksa Pokres Pinrang, Sulawesi selatan.
Abdul Rohim, warga pinrang Sulawesi Selatan ini mengaku sudah divaksi sebanyak 16 kali karena dibayar.
Dirinya menceritakan bahwa Ia dibayar oleh pengguna jasanya sebesar 100 sampai 800 ribu rupiah.
Videonya tersebar di grup grup Whatsap pada 22 Desembern 2021.
Banyak yang mengisukan bahwa Rohim tetkena Gangguan Jiwa. Namun banyak pula yang membantahnya
Tim Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel akhirnya mengambil sampel darah dan urine Abdul Rahim setelah mendengar kabar tersebut.
Upaya tersebut dilakukan untuk memvalidasi kebenaran pengakuan dari Abdul Rohim.
Hal itu disampaikan dr. Muhammadong, Plt. Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Sulsesl
"Kita kerja sama dengan Dinkes Pinrang dan Polres Pinrang dalam melakukan pengecekan sampel darah dan urine Abdul Rahim," kata nya.
Selain itu, Ia juga akan melibatkan psikolog untuk mengecek kondisi kejiwaan Abdul Rohim.
"Akan kami libatkan psikolog juga," terangnya.
***