SuaraPantura.com - Gus Yahya sapaan akrab dari KH. yahya Cholil Staquf yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke 34 di Lampung ternyata merupakan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Gus Yahya aktif di organisasi HMI saat dirinya mengenyam kuliah di Pendidikan Tinggi Universitas Gadjahmada Yogyakarta.
Dalam Muktamar NU ke 34 itu dirinya mengungguli pesaingnya yang merupakan petahana, KH Said Aqil Siradj.
Gus Yahya mengantongi 337 suara, unggul dari calon inkumben yakni Said Aqil Siradj yang hanya mendapatkan 210 suara. Sementara ada satu suara tidak sah.
Muktamar NU ke 34 itu berakhir Khidmat dari awal hingga akhir, meskipun beberapakali terdapat beda pendapat di dalam musyawarah.
Siapa Gus Yahya?
Berikut kami sajikan Buodata, Profil, Karir dan Riwayat Pendidikan Gus Yahya ayau H. Yahya Cholil Staquf.
Yahya Cholil Staquf ini lahir pada tanggal 16 Februari 1966.beliau merupakan ulama aswaja yang pernah menjabat sebagai Kabib Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). Ia juga merupakan pengasuh pondok pesantren Roudlotut Tholibien, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.
Gus yahya merupakan anak dari salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Muhammad Cholil Bisri.
Gus Yahya menempuh pendidikan di pesantren daerah Yogyakarta. Beliau menjadi murid dari KH. Ali Maksum di Madrasah Al-Munawwir Krapyak.
Saat kuliah, Gus Yahya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Gadjahmada pada fakultas Ilmu Sosial dan Politik.
Ketika kuliah Gus Yahya aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta.
Karir beliau yakni pernah menjadi juru bicara Presiden RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Pada 31 Mei 2018, Gus Yahya dilantik oleh Presiden Jokowi menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta.
***