Suara Pantura.com - Kenaikan Harga LPG menjelang tahun baru 2022 banyak menuai kritik dari berbagai pihak.
Salah satunya adalah Ekonom senior Rizal Ramli yang mengkritik khabis habisan kenaikan harga listrik dan gas LPG.
Menurutnya, Pemerintah menaikkan harga secara diam-diam.
Dilansir dari Pikiran-rakyat.com, " Harga Gas Elpiji Dinaikkan Diam-diam, Rizal Ramli: Kayak Copet Aja".
Saat ini, sejumlah bahan pokok untuk kebutuhan rumah tangga harganya melambung tinggi.
Mulai dari minyak goreng, telur, hingga daging, tidak ada yang tidak naik harganya.
Bahkan, listrik dan gas elpiji yang merupakan kebutuhan primer masyarakat harganya juga ikut melambung.
Pertamina menaikkan harga gas elpiji secara resmi pada 25 Desember 2021.
Harga gas elpiji tabung 12 kg kini dibanderol menjadi Rp163 kg dari harga sekira Rp146 kg.
Bahkan, di pengecer tidak resmi, harganya menjadi Rp180 ribu untuk tabung gas 12 kg.
Kenaikan harga tersebut dikeluhkan oleh para pedagang karena tidak ada sosialisasi dari pihak Pertamina.
Akibatnya, mereka mau tidak mau membeli gas dengan harga yang sudah dinaikkan oleh Pertamina tersebut.
Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter milik Rizal Ramli, ia memberikan kritikan terhadap kebijakan tersebut.
"Kok doyannya naikin harga listrik & gas diam2 sih ? Rakyat perlu tahu jauh2 hari,, supaya bisa mempersiapkan diri," kata Rizal Ramli.
Bahkan, Rizal Ramli juga membandingkan kebijakan pemerintah sebelumnya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Sebelum @Jokowi, rakyat selalu diberitahu jauh2 hari. Ini kok ndak ada akuntabikitas publik ? Kaya copet aja,, kantong rakyat bolong tanpa pemberitahuan. Kepiye," ujar Rizal Ramli.
(Crishtina - Pikiran-rakyat.com)