Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Terkait Pengadaan Wakil Menteri, Jokowi Dituding Bagi-bagi Jabatan

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Rumor baru muncul stelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan jabatan Wakil Menteri.

Jokowi dituding tengah melakukan bagi-bagi jabatan.

Hali ini lantas dibantah Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.

Ia menanggapi isu pengadaan jabatan Wakil Menteri Inj.

Dilansir Pikiran-rakyat " Pengadaan Posisi Wakil Menteri Dalih Jokowi Bagi-Bagi Jabatan? Sekjen PDIP Bersuara"

Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!
Baca Juga · Nasional
Suami Meninggal, Klaim Asuransi KPR 4 Tahun Tak Tuntas: BTN Malah Tagih Denda Rp10 Juta kepada Ahli Waris!

Jokowi mengadakan posisi Wakil Menteri melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 114 Tahun 2021 tentang Kementerian Dalam Negeri.

Salah satu poin dalam Perpres tersebut adalah penambahan jabatan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri).

Keputusan Jokowi mengadakan posisi Wakil Menteri banyak dianggap sebagai dalih untuk bagi-bagi jabatan.

Hasto Kristiyanto membantah hal tersebut. Menurutnya, pengadaan posisi Wakil Menteri sesuai dengan kebutuhan saat ini.

RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang
Baca Juga · Nasional
RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Kekuasaan? Advokat Bongkar Pasal Rawan dan Celah Penyalahgunaan Wewenang

"Wakil Menteri ini bukan bagi-bagi jabatan. Wakil Menteri ini diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kerja kementerian yang memang tidak ringan," kata Hasto Kristiyanto, 7 Januari 2022.

Hasto mencontohkan Kementerian Luar Negeri yang sangat membutuhkan adanya Wakil Menteri.

"Kenapa ada Wakil Menteri? Menlu lebih banyak menjalankan tugas-tugas politik internasional dalam upaya menunjukkan kepemimpinan Indonesia," ucapnya.

"Misalnya, ketika menangani krisis di Myanmar, itu sangat diperlukan. Termasuk posisi politik kita sebagai big brother ASEAN dan kepemimpinan kita di Asia-Afrika, itu memerlukan Wakil Menteri," katanya dikutip dari Antara.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Meski begitu, Hasto mengakui bahwa tidak semua kementerian memerlukan Wakil Menteri. Hasto memberi contoh Kementerian Sosial.

"Dengan kepemimpinan Bu Risma dan pengalamannya yang luas, di situ tidak diperlukan adanya Wakil Menteri," sebutnya.
***

 

Tags:
#jokowi#joko widodo#wakil menteri#hasto krisiyanto
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…