Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Miris! Suntikan Vaksin Kosong Kembali Terjadi, Kali Ini Menimpa Anak SD di Medan, Ternyata..

Tim Suara Pantura 01•
Nasional

SuaraPantura.com - Suntikan Vaksin kosong dikabarkan kembali terjadi, kali ini menimpa anak SD di Medan.

Salah satu Tenaga Kesehatan kedapatan menyuntikan Vaksin kosong ke siswa SD.

Hal ini menambah kembali daftar peristiwa Nakes yang menyuntikan vaksin kosong ke peserta vaksinasi.

Tenaga kesehatan (Nakes) yang menyuntikkan vaksin kosong ke siswa di Medan Labuhan akhirnya menyampaikan permintaan maaf.

Nakes vaksinator berinisial G tersebut mengaku salah telah menyuntikkan vaksin kosong kepada siswa SD Wahidin, Sumatra Utara.

Permintaan maaf dari pelaku yang menyuntikkan vaksin kocong tersebut disampaikan saat dihadirkan dalam jumpa pers di Markas Komando Polres pelabuhan Belawan pada Jumat, 21 Januari 2022.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

"Kepada pihak Polri, kepada masyarakat, kepada IDI Sumut, dan IDI Medan, saya mohon maaf atas kesilapan (kesalahan) yang saya perbuat ini. Terima kasih," kata G.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah membeberkan sejumlah fakta terkait viral tenaga kesehatan yang memberikan vaksinasi kosong ke siswi SD Wahidin, Kecamatan Medan Labuhan.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan temuan dari pihak Kadinkes Kota Medan dan kepolisian, vaksin kosong tersebut diduga dilakukan pada dua orang siswi SD Wahidin.

"Dari hasil pemeriksaan dan koordinasi dengan Polres di daerah itu ada dua anak yang baru di dapatkan dan kemungkinan diduga akan ada lagi laporan vaksin kosong kepada anak lain," tutur Taufik Ririansyah.

Fakta lainnya, dia membeberkan bahwa penyuntik vaksinator tersebut merupakan seorang dokter yang bekerja di Rumah Sakit Kota Medan.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

"Vaksinator merupakan seorang dokter bukan nakes atau perawat. Dia bekerja di salah satu rumah sakit disini," kata Taufik Ririansyah.

kemudian fakta ketiga, dari jumlah vaksin yang akan disuntikkan pada hari tersebut, masih tersisa 5 vial.

"informasinya masih berlebih 5 vial lagi satu vial itu bisa untuk 10 dosis anak. Jadi masih banyak sisa vaksin di SD tersebut," ujar Taufik Ririansyah.

Keempat, vaksinasi tersebut ditargetkan untuk 500 anak pada SD tersebut dalam beberapa hari.

"Targetnya 500 anak tapi yang sisa itu 5 Vial jadi ada sekitar 50 anak yang belum tahu kejelasannya apakah sudah vaksinasi atau seperti apa," ucap Taufik Ririansyah dilansir dari Pikiran-rakyat.com " Suntikkan Vaksin Kosong ke Siswa SD di Medan, Vaksinator: Saya Mohon Maaf atas Kesilapan Ini"

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Oleh karena itu, dia menjelaskan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan mengunjungi sekolah yang bersangkutan dan akan memanggil tenaga kesehatan tersebut.

"Kita akan kunjungi sekolah untuk meninjau langsung dan pastinya dalam waktu dekat juga setelah dari pemeriksaan selesai, kami akan panggil petugas tersebut secara etika profesi kedokteran melalui IDI Medan nantinya," tutur Taufik Ririansyah, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram @jayalah.negriku, Sabtu, 22 Januari 2022.

***

(Eka alisa - PRMN)

 

Tags:
#medan#anak sd#vaksin kosong
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…
Miris! Suntikan Vaksin Kosong Kembali Terjadi, Kali Ini Menimpa Anak SD di Medan, Ternyata.. | Suara Pantura | Suara Pantura