SuaraPantura.com - Sebuah Diskotik bernama Double O di Kota Sorong Papua Barat dibakar oleh sekelompok orang.
Pembakaran Diskotik Double O di Kota Sorong ini terjadi dini hari pada Selasa 25 Januari 2022 sekitar pukul 02.00 WIT.
Korban pembakaran Diskotik Double O di Kota Sorong tersebut awalnya berjumlah 12 orang, namun kini bertambah menjadi 19 orang.
"1 meninggal karena bentrok, dan 18 meninggal di tempat hiburan yang terbakar," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Selasa 25 Januari 2022.
Info terbaru, Polisi berhasil mengidentifikasi 17 jenasah korban terbakrnya Diskotik Double O.
Diketahui pembakaran ini diduga buntut dari pertikaian yang sebelumnya terjadi pada Sabtu 23 Januari 2022 yang lalu.
Kapolres Kota Sorong AKBP Ary Nyoto Setiawan menyampaikan bahwa pihak kepolisian sebenarnya telah menyelesaikan pertikaian tersebut. Bahkan telah dilakukan mediasi untuk mendamaikan kedua pihak yang bertikai.
ke 17 korban merupakan pegawai dan suplier kebutuhan diskotik, seperti dikutip dari Terkini.id:
1. Klara, Bandung, LC
2. Kleo Indah, Padang, DJ
3. Afifa, Bandung, Dancer
4. Rista, Kalimantan, Dancer
5. Nanin, Bandung, Dancer
6. Mami, Dancer
7. Fikram, Sorong, Bartender
8. Ica, Sorong, Waitress
9. Edith Tri Putra, Suplier
10. Ridwan Dodoh, Suplier
11. Ferman Syahputra, Suplier
12. Ami, Medan, Vokalis
13. Meilan, Kalimantan, Vokalis
14. Kris, Surabaya, Vokalis
15. Dezra, Surabaya, Gitaris
16. Yanra, Surabaya, Bass
17. Soni, Surabaya, Drummer
Demikian 17 korban kebakaran Diskotik Double O di Kota Sorong, papua Barat pada Selasa 25 Januari 2022.
AKBP Ary Nyoto Setiawan mengatakan pihaknya kesulitan bertindak saat peristiwa pembakaran terjadi karena minimnya personil.
"Kekuatan kami saat kejadian tadi malam sangat minim, sedangkan massa yang turun sekitar 250 orang," tambahnya.***