Suarapantura.com - Tahun Baru Imlek 2022 tak lama lagi akan dirayakan oleh masyarakat Tionghoa.
Tahun Baru Imlek 2022 juga dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia, sama dengan masyarakat Tionghoa di negara lain.
di Indonesia Tahun Baru Imlek 2022 berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara akan diperingati pada tanggal 1 Februari 2022.
Banyak yang mencari informasi Tahun Baru Imlek 2022 ini Tahun Baru ke berapa dalam penanggalan Tionghoa.
Di Tiongkok terdapat dua jenis kalender yakni kalender tradisional yang biasa disebut agricultural calendar" (nongli) dan kalender Gregorian yang biasa disebut kalender umum (gongli), atau kalender Barat.
Nama lain dari kalender Tionghoa adalah kalender "Yin”, yang dihitung atas dasar perhitungan bulan. Sedangkan kalender Gregorian disebut kalender "Yang” dikaitkan pada perhitungan matahari.
Kalender Tionghoa disebut kalender lama sedangkan kalender Gregorian disebut kalender baru.
Kalender Imlek (Yinli) adalah kalender yang dihitung mulai dari tahun lahirnya Nabi Kongzi tahun 551 SM.
Jadi misalnya tahun 2022 ini berarti 551+2022=2573 Imlek. Karena awal tahunnya dimulai dari awal kelahiran Sang Nabi, maka kalender Imlek juga disebut Khongcu-lek.
Itulah cara mudah menghitung Tahun Baru Imlek, gampangkan?
Jadi tahun 2023 nanti jangan lagi mencari Tahun Baru Imlek ke berapa, cukup tambahkan 551+2023=2574, dan seterusnya.
Sekarang sudah tahu kan cara menghitung Tahun Baru Imlek tahun ke berapa dalam kalender Tionghoa. Share artikel ini biar yang lain tahu.***