SuaraPantura.com - Mohammad Fauzan Rahman Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), M Fauzan ditangkap Polisi.
Penangkapan Ketua GMBI Mohammad Fauzan Rahman ini merupakan imbas dari demo ricuh di depan Mapolda Jabar pada kemarin, Kamis, 27 Januari 2022.
Ketua Umum LSM GMBI Mohammad Fauzan Rahman ditangkap oleh Polda Jabar di kediamannya hari ini pada Jumat 28 Januari 2022.
Berikut sekilas tentang profil singkat Mohammad Fauzan Rahman Ketua Umum GMBI yang kami rangkum dar beberapa sumber.
Diketahui Mohammad Fauzan Rahman adalah mantan Caleg DPRD dari Partai Demokrasi Kebangsaan untuk Dapil IX Jawa barat.
LSM GMBI sendiri dideklarasikan pada 18 Maret 2002. GMBI berkantor di Bandung dengan alamat di Jl. Muara Raya No.10, Pelindung Hewan, Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40243.
Mohammad Fauzan Rahman bersama GMBI tercatat pernah melakukan beberapa aksi di antaranya pada Mei 2013 demo ke KPK mendesak KPK mengusut kasus PT. Bio Farma dan Korupsi PT.Telkom.
Februari 2014, GMBI dibawah pimpinan Fauzan berdemo dan mengancam Pemkot Bandung untuk mengeksekusi lahan tanah sengketa tanah di Kelurahan Darwati, Bandung. Pada 12 April 2012 berdemo dan mengepung kantor DPRD Karawang.
Dibawah pimpinan Mohammad Fauzan Rahman GMBI menuntut DPRD menekan Bupati Karawang berkaitan izin pengelolaan lahan 52 Hektar yang diberikan pada PT. Surya Cipta Swadaya padahal menurut GMBI lahan tersebut milik Janda-janda purnawirawan AD.
Pada 28 april 2014 tercatat Ketua Umum GMBI Mohammad Fauzan Rahman dan GMBI berdemo di Sidang Tipikor Bandung. Mereka menuntut Hakim agar Hukuman mantan Walikota Bandung Dada Rosada dijatuhkan seminim mungkin. Pada Pilpres 2014 GMBI menyatakan dukungannya kepada Jokowi-JK.
Pada tahun 2015, LSM GMBI juga sempat melaporkan Ketua KPK Abraham Samad yang diduga memiliki persenjataan api ilegal.
Mohammad Fauzan Rachman mengatakan bisnis yang digeluti GMBI adalah limbah. Mereka memiliki pabrik pengolahan limbah bernama CV Radel Khalishan Alamindo yang mengolah limbah pabrik. Selain bisnis limbah, GMBI juga menyasar bisnis pengamanan tanah sengketa.***