SuaraPantura.com - Rayan, seorang bocah Maroko berusia 5 tahun menjadi perhatian dunia setelah dirinya terjatuh ke dalam sumur kering sedaoam 32 meter.
Rayan diketahui masih hidup ketika di dalam sumur, bahkan salah satu tim penyelamat menyatakan bahwa sempat mendengar tangis Rayan.
Petugas penyelamat Imad Fahmi mengatakan kepada media lokal bahwa dia telah turun 25 meter ke dalam sumur tetapi tidak bisa melanjutkan.
“Mengenai Si Kecil Rayan, saya mencoba berbicara dengannya untuk mendapatkan reaksinya, tetapi saya hanya mendengar napasnya dan tangisannya yang tertekan, seolah-olah dia menderita cedera. Dia 10-12 meter dari saya, tapi ruangnya sangat sempit. Saya mencoba menggali dengan kaki saya untuk mencapainya, tetapi tidak berhasil. Pada satu titik saya tidak bisa melangkah lebih jauh,” tambahnya.
Evakuasi Rayan berlangsung dramatis selama sekitar 4 hari. Kejadian ini juga menjadi perhatian Dunia. Banyak yang ikut mendoakan keselamatan Rayan.
Bahkan di Indonesia pun semoat trending simpatik untuk Rayan.
Bocah lima tahun yang terperangkap dalam sumur kering selama lebih dari empat hari itu akhirnya berhasil ditarik keluar pada Sabtu, 5 Februari 2022 setelah upaya penyelamatan yang panjang dan dramatis.
Namun sayang, beberapa saat kemudian muncul pengumuman bahwa Rayan meninggal dunia.
Warganet Twitter pun akhirnya turut membanjiri komentar duka sehingga muncul hastag #saveRayan di media sosial Twitter.
Warganet rupanya ikut mengamati dan mengikuti perkembangan penyelamatan Rayan dengan harap-harap cemas, sehingga kabar duka tersebut pun menjadi belasungkawa yang meluas.
Kejadian bermula ketika ayah Rayan sedang memperbaiki sumur, saat ayahnya lengah saat itulah Rayan terjatuh ke dalam sumur maut tersebut.
***