Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Alissa Wahid : Ada Trauma Sosial Anak-anak di Desa Wadas

Desky Danuaji•
Nasional

SuaraPantura.com - Alissa Wahid atau pemilik nama lengkap Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid yang juga Direktur Nasional Gusdurian Network Indonesia  berkunjung ke Desa Wadas, Kabupaten Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada  Sabtu 12 Februari 2022.

Hal ini memutar ingatan publik, sebagaimana Gus Dur juga dulu terjun langsung menyambangi rakyat yang menjadi korban proyek Kedung Ombo saat Orde Baru.

Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid adalah seorang psikolog asal Indonesia kelahiran Jombang. Ia adalah putri sulung dari Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid.

KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA
Baca Juga · Nasional
KPK Geledah Djarum, Kasus Cukai Membesar: Di Tengah Rumor Haji Isam dan Masa Depan BCA

Alissa datang bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor datang ke Wadas untuk berdialog dengan warga yang pro maupun yang kontra.

Kedatangan Alissa disambut warga Desa Wadas yang menolak pertambangan batuan andesit dengan lagu Yalal Wathan.

Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding
Baca Juga · Nasional
Kebut Kelengkapan Barbuk, Penyidik JAM Pidsus Cecar Anak Buah Dirut CNI Derian Sampetoding

Lagu itu pula yang mengiringi perjuangan warga Desa Wadas saat membela dan memperjuangkan hak hidupnya disana.

Alissa terjun langsung untuk mengetahui dengan gamblang persoalan yang terjadi di Desa Wadas. Ia berdiskusi langsung dengan para Warga yang pro maupun yang kontra.

BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan
Baca Juga · Nasional
BNI Cetak Rekor Rp27,5 Triliun, Kasus Dana Pascatambang Rp112 Miliar Menguji Pengawasan

Alissa menyebut, beberapa warga dan anak-anak yang trauma dengan konflik yang terjadi di Wadas.

Bersama LBH Ansor Jaringan Gusdurian, dia juga akan membawa misi rekonsiliasi dari pihak pro dan kontra penambangan.

"Kita akan rapatkan, ada beberapa hal tadi sudah muncul misalnya relasi anak-anak seperti nya ada trauma sosial," katanya.
***

Tags:
#sosial#trauma#alissa wahid#anak anak#desa wadas#alissa qotrunnada wahid
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…