SuaraPantura.com - Perang kini berkecamuk di bumi Ukraina akibat invasi militer Rusia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut.
Melalui akun media sosial pribadinya di Twitter, Presiden Jokowi menyerukan untuk menghentikan perang karena menyengsarakan rakyat.
" Setop perang. Perang itu menyengsarakan umat manusia, dan membahayakan dunia." Tulis presiden melalui akun twitter @jokowi seperti dikutip Suarapantura.com diakses pada Sabtu, 26 Februari 2022.
Cuitan ini pun lantas banjir komentar dari para nitizen banyak yang pro maupun yang kontra. Bahkan ada yang menyarankan Jokowi fokus persoalan minyak goreng di dalam negeri.
" Rasah melu-melu, Rakyatmu ngantri minyak goreng ngko di rudal Outin (jangan ikut-ikutan, Rakyatmu sedang antri minyak gireng nanti dirudal Putin)" tulia akun dian can** Sa******.
"Minyak goreng langka juga menyengsarakan Rakyat Pak," tulis akun kawan z****.
"Pak Presiden, Rakyat kita mah lebih mikirin urusan perut daripada perang di negara orang, migor yang langka, kedelai mahal, daging.." tulis akun sa***.
Bahkan ada akun yang meminta agar Jokowi berani mention Presiden Putin dan Ukraina, jangan hanya menyindir mereka lewat media sosial.
" Mention dong Pak, Putin sama Ukranenya, nyindir-nyindir gini kaya anak alter" tulis akun ADN **.
Hingga 26 Februari 2022, postingan presiden jokowi yang dibuat 24 Februari 2022 ini sudah di retweet 12ribu kali, 6.714 kutipan, dan disukai sebanyak 70ribu kali.
***