SuaraPantura.com - Bali tercatat sebagai satu-satunya wilayah di muka bumi yang mematikan internet selama 24 jam karena alasan ibadah keagamaan.
Anggota Parisada Hindu Dharma Indonesia minta internet dimatikan total selama hari Nyepi agar penganut Hindu di Bali tidak terganggu berbagai godaan ibadah yang ditawarkan internet pada hari suci ini.
Pemuka agama di Bali merasa punya alasan kuat. Di zaman sekarang, media sosial dan internet secara umum menyita perhatian masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Gede Pramana mengatakan, ketentuan internet mati sama seperti pada Hari Raya Nyepi tahun-tahun sebelumnya.
"Provider yang melayani data seluler dan IPTV di wilayah Provinsi Bali dan sekitarnya akan mematikan data seluler dan IPTV," ujar Gede Pramana.
Keputusan ini sesuai dengan SE Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 2 Tahun 2022 serta Surat Seruan Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Bali Tahun 2022.
Namun, layanan internet untuk objek vital dan kepentingan umum lainnya masih tetap berjalan seperti biasa.
Objek vital yang mendapat pengecualian yakni layanan rumah sakit, kantor kepolisian, militer, BPBD, BMKG, Basarnas, bandara, pemadam kebakaran dan lainnya yang sejenis.
***