SuaraPantura.com – Niat Hati ingin membuat BPJS, Seorang pria meninggal saat berusaha melengkapi persyaratan.
Pelayanan kesehatan untuk sang pasien tersebut terpaksa ditangguhkan oleh pihak rumah sakit, padahal keadaan pria tersebut tengah sekarat.
BPJS sendiri memang dibuat berdasarkan KTP yang ada, namun naas pria bernama Amiludin itu tak memiliki data diri. Alhasil dalam keadaan lemas tak berdaya, ia mendatangi Disdukcapil kabupaten Bulukumba guna membuat KTP.
Dilansir dari akun IG @memomedsos Rabu, 16 Maret 2022 memperlihatkan adegan korban tengah merekam sidik jari.
Dibantu oleh seorang wanita berjilbab hijau, nampak pria sekarat itu seperti menahan sakit. Meski sempat ambruk kedepan, ia masih berusaha bangun dan meneruskan proses pembuatan KTP.
Namun setelah prosesinya rampung, nyawa dari pria berumur 54 tahun itu sudah tak tertolong.
“Dia meninggal setelah melakukan perekaman data KTP, selesai foto, pengambilan biometrik, lalu tanda tangan, pas mau turun sudah tidak berdaya lagi” ungkap Andi Mulyati Nur kepala Disdukcapil Bulukumba.
Sri Suryani mengungkap kalau kakak Iparnya itu tak memiliki KTP lantaran baru saja pulang merantau dari Malaysia sebagai TKI.
Adik Iparnya juga menerangkan kalau kakaknya tersebut tengah menjalani perawatan di RSUD Andi Sultan Daeng Raja Bulukumba.
Operasi pada usus yang dideritanya harus segara dilakukan, akan tetapi akibat tak memiliki BPJS, tindakan medis pun terpaksa ditangguhkan.
Amiludin diberi waktu oleh pihak rumah sakit untuk segera mengurus BPJS sebagai syarat operasi, namun karena tak memiliki KTP, langkah pertama yang dilakukannya yaitu menuju Disdukcapil untuk membuat identitas diri.
Siapa sangka nasib tragis harus dialami oleh Amiludin saat sedang berusaha untuk sembuh. Ia menghembuskan nafas terakhir sesaat setelah proses pembuatan KTPnya rampung.
Video yang menghebohkan medsos tersebut sampai saat ini telah menuai beragam komentar Netizen sebanyak 898 kali.
***