SuaraPantura.com - Publik krmbali dihebohkan dengan adanya pernikahan beda agama yang dilakukan olrh staf khusus Jokowi, Ayu Kartika Dewi.
Pembahasan terkait ini pun menjadi trending di beberapa media sosial.
Hal ini menuai pro dan kontra di kalangan warganet.
Staf khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ayu Kartika Dewi, menikah dengan seorang pria bernama Gerald Sebastian pada hari Jumat, 18 Februari 2022.
Ayu Kartika Dewi lahir pada 27 April 1983, Ia adalah Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan merupakan perumus Gerakan Sabang Merauke.
Keduanya menjalani prosesi pernikahan dengan dua cara yaitu akad nikah Islam sesuai agama Ayu dan proses pernikahan di Katedral sesuai agama Gerald.
Ayu menggelar akad nikah di Hotel Borobudur Jakarta secara Islam, sekitar pukul 07.30 pagi.
Setelah itu dilanjutkan dengan misa pemberkatan di Katedral Jakarta pukul 10.00. Prosesi pernikahan disiarkan langsung di YouTube Ayu Kartika Dewi.
Siapakah Gerald Bastian?
Gerald Bastian merupakan salah satu pendiri dan direktur bisnis Kok-Bisa?, sebuah platform media yang bergerak di bidang edukasi.
Kok-Bisa? menyampaikan edukasi dengan cara yang ringan lewat video cerita animasi.
Pria yang mengemban misi memajukan dunia edukasi di Indonesia ini adalah alumni Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Komunikasi. Ia lulus dengan predikat cum laude.
Dalam sebuah wawancara di channel YouTube Toleransi.id, Gerald Bastian mengaku mengidolakan Ki Hajar Dewantara. Ada beberapa alasan yang membuatnya kagum kepada tokoh pahlawan pendidikan itu.
Tak Menerima Hadiah dari Tamu
Lewat Instagram, Ayu Kartika Dewi tak lupa meminta doa dan dukungan dari keluarga dan para kerabat. Tak hanya itu, Ayu juga memberi tahu bahwa ia dan Gerald tidak menerima hadiah dari para tamu.
"Dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami tidak menerima karangan bunga, hadiah barang, ataupun uang atau angpau," tulis Ayu dalam unggahan Instagram Story.
"Jika rekan-rekan berkenan memberikan kado, silakan sampaikan di link ini. Nanti Ayu dan Gerald akan berdiskusi dengan tim KitaBisa untuk menyalurkan 100 persen dana yang terkumpul kepada aktivitas sosial pilihan kami," terangnya.
***