SuaraPantura.com - Publik dikejutkan dengan kejaidan wanita tabrak kantor Polres Pematangsiantar menggunakan sepeda motor.
Kejadian wanita tabrak kantor Polres Pematangsiantar ini terjadi pada Senin 21 Maret 2022 pagi sekitar pukul 07:25 WIB.
Video wanita tabrak Polres Pematangsiantar ini sala satunya diunggah oleh akun Twitter @ana_khoz. Hingga berita ini dibuat postingan tersebut telah diretweets 710 kali.
Berikut fakta seputar kejadian wanita tabrak Polres Pematangsiantar.
1. Fitri Arni Matondang
Wanita tersebut diketahui bernama Fitri Arni Matondang (FAM) berumur sekitar 29 tahun. Ia beralamat di jalan Hok Salamuddin, Siantar Simalungun, Sumatera Utara.
2. Tabrak petugas Polisi
Sebelum menabrak kantor Polres Pematangsiantar, FAM diketahui menabrak petugas polisi yang tengah mengatur lalu lintas, namun petugas berhasil menghindar dan kemudian mengejar FAM.
Saat dalam pengejaran inilah FAM kemudian menuju Mapolres Pematangsiantar dan menabrakan sepeda motornya ke salah satu ruang kantor Polres Pematangsiantar.
3. Ruang SPKT
Ruangan yang ditabrak oleh FAM adalah ruang SPKT atau Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu.
SPKT sendiri di antaranya bertugas memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, dalam bentuk penerimaan dan penanganan pertama laporan atau pengaduan, serta pelayanan bantuan dan pertolongan kepolisian.
4. Nopol kendaraan pelaku
FAM menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy dengan nomor polisi B 5756 TAK. Sepeda motor ini tercatat atas nama FAM sendiri.
5. Menikah dua kali
Dari hasil pendalaman oleh polisi, diketahui FAM sudah dua kali menikah dan sudah cerai. Saat ini suami ke duanya mengajak rujuk, namun orang tua FAM tidak menyetujui.
6. Tidak terkait aksi terorisme
Dari hasil penggeledahan di rumah pelaku tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterkaitan FAM dengan teroris. Sehingga Kapolda Sumatera Utara mengatakan kejadian ini tidak berkaitan dengan teroris.
7. Anak Polisi
Ayah FAM diketahui merupakan anak anggota polisi yang bertugas di Polres Simalungun. Namun ayah FAM saat ini sudah pensiun dari anggota Polri.
Dari hasil penyelidikan sementara, FAM wanita yang tabrak Polres Pematangsiantar ini diduga stres karena tidak disetujui rujuk kembali dengan suaminya yang ke dua.
Namun dapat dipastikan bahwa kejadian tersebut tidak terkait dengan aksi terorisme sesuai dengan keterangan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak bahwa dari hasil penggeledahan di rumah FAM tidak ditemukan hal yang berkaitan dengan teroris.
"Tidak ada ditemukan yang berkaitan dengan masalah teroris dan kondisi pelaku saat ini dalam keadaan sehat," ujar Kapolda Sumatera Utara, Senin 21 Maret 2022 malam di Mako Polres Pematangsiantar.***